Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Muslimat NU Torehkan Tiga Rekor Dunia

Muslimat NU Torehkan Tiga Rekor Dunia

KOMUNITAS redaksi28/01/2019 - 14:00 WIB

Perhelatan Hari Lahir ke-73 Muslimat Nahdlatul Ulama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Ahad (27/1) berhasil mencetak tiga rekor dunia sekaligus. Tiga rekor dunia yang dipersembahkan oleh MURI itu ialah khataman Al-Qur’an hingga 1.000 kali, jumlah penari sufi terbanyak, dan deklarasi anti-hoaks terbanyak.

Sekitar 120.000 warga Muslimat NU yang memadati GBK masing-masing melantunkan Al-Qur’an. Pemecahan khatmil Qur’an terbanyak ini dilakukan oleh ibu-ibu Muslimat NU setelah menunaikan shalat subuh berjamaah di GBK.

Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an bahkan dilakukan oleh anggota Muslimat NU ketika berada di tengah perjalanan menuju Jakarta, seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu Muslimat NU Brebes, Jawa Tengah. Dipimpin oleh satu orang, ibu-ibu Muslimat NU dari kota bawang dan telor asin ini khusyu mengkhatamkan Al-Qur’an hingga dua kali.

Dalam perhelatan bertajuk Khidmah Muslimat NU Jaga Aswaja Teguhkan Bangsa itu, Muslimat NU juga menyuguhkan para penari sufi berjumlah 999 orang. Jumlah tersebut terbanyak dalam sejarah sehingga berhasil mencatatkan rekor dunia MURI.

Tari sufi tersebut ditampilkan oleh para santri dari Pondok Pesantren Sabilil Muttaqin Takeran, Magetan, Jawa Timur. Tarian ini menggambarkan kerohanian dan spiritualitas yang mendalam pada diri Muslimat NU.

Rekor dunia MURI juga ditorehkan oleh Muslimat NU ketika deklarasi anti-hoaks yang dilakukan dengan jumlah pendeklarasi terbanyak. Keterbukaan teknologi informasi salah satunya berdampak pada maraknya informasi dan berita palsu (hoaks).

Tentu saja hal tersebut menjadi perhatian dan sorotan Muslimat NU sebagai bagian dari civil society atau gerakan masyarakat sipil yang selama ini aktif berdakwah menebarkan ajaran Islam yang ramah, baik, dan benar. Prinsip ajaran Islam tersebut diwujudkan oleh Muslimat NU untuk bersama-sama memerangi hoaks.

Dalam deklarasi tersebut, Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa menegaskan, selain memerangi hoaks, ia juga menegaskan bahwa Muslimat NU berkomitmen untuk menjauhkan diri dari ghibah dan menolak segala bentuk fitnah.

“Jangan adu domba, jangan gibah, jangan fitnah. Jangan melakukan ujaran kebencian. Jangan sebarkan hoaks. Kita akan menjadi bagian yang ikut mengajak seluruh elemen bangsa membangun positive thinking,” tegas Khofifah sambil mengepalkan tangan saat menyampaikan sambutan.

Menurut Khofifah, bangsa Indonesia tercipta dengan berbagai latar belakang suku, bahasa, dan agama, hingga organisasi berbeda. Perbedaan itulah yang mesti menjadi spirit berkompetisi dalam kebaikan dengan cara yang baik.

“Berbeda haruslah kita jadikan bagian yang akan menjadikan kita fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan)” kata Khofifah.

Meski begitu banyak perbedaan, Khofifah menegaskan bahwa bangsa Indonesia tetap bersatu. Sebab, lanjutnya, bangsa Indonesia menjunjung toleransi dan moderatisme. “Toleransi kita bangun. NU mengajarkan kita tawasut moderat,” jelas Gubernur Jawa Timur terpilih itu.

Deklarasi yang disampaikan Khofifah terdiri dari empat poin. Sebagai berikut:

– Pertama, Muslimat NU menyatakan menolak hoaks, fitnah, dan gibah yang dapat memicu perselisihan dan perpecahan bangsa.

– Kedua, Muslimat NU berkomitmen untuk tidak membuat dan menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, fitnah, dan gibah.

– Ketiga, perempuan Muslimat NU akan membudayakan menyaring informasi sebelum menyebarkannya.

– Keempat, Muslimat NU bertekad untuk selalu berpikir positif demi persatuan bangsa.

Tiga penghargaan rekor dunia tersebut dierahkan oleh pihak MURI dan diterima langsung oleh Khofifah, Hj Nurhayati Said Aqil Siroj (Ketua II PP Muslimat NU), dan Hj Yenny Wahid (Ketua Panitia Harlah ke-73 Muslimat NU). (nuonline)

Muslimat NU
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.