Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Nalendra: Jangan Euforia dan Abai Prokes

Nalendra: Jangan Euforia dan Abai Prokes

KESEHATAN redaksi19/05/2021 - 11:00 WIB

Penanggung Jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya Laksma dr IDG Nalendra DI SpB SpBTKV mengingatkan masyarakat Indonesia tidak mengabaikan protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 masih terjadi.

“Jangan sampai Indonesia mengalami tsunami Covid-19 seperti di India. Mereka sudah euforia dan mengabaikan protokol kesehatan di tengah kondisi produsen vaksinasi,” ujarnya kepada wartawan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura(RSLI) Surabaya, Selasa (18/05).

Menurut Nalendra, 70 persen masyarakat India belum divaksinasi dan tidak memperhatikan varian baru. Dari tahapan perawatan dan monitoring, kata dia, telah dibuatkan seperti panduan klinis agar terdapat langkah-langkah antisipasi terhadap varian baru.

“Kita tidak menginginkan hal itu terjadi. Begitu muncul, kami membuat protokol kesehatan yang harus dilakukan oleh pasien-pasien varian baru,” ucap perwira tinggi TNI AL berpangkat bintang satu tersebut.

Pada kesempatan sama, spesialis bedah dr Agus Hariyanto selaku dokter penanggung jawab pasien (DPJP) RSLI menjelaskan masyarakat tenang dan tidak takut berlebihan karena pasien bisa disembuhkan.

“Tidak perlu panik dan melakukan perundungan kepada pasien yang sudah dinyatakan sembuh oleh RSLI maupun RS lain,” ujarnya. Kendati demikian, diharapkan masyarakat tidak abai dan tetap menerapkan protokol kesehatan, walaupun sudah mendapatkan vaksinasi.

Sehari sebelumnya di tempat yang sama dilakukan Wisuda Penyintas Ke-7.000 Covid-19 RSLI Surabaya. Setelah 11 bulan RSLI Surabaya beroperasi menangani pasien Covid-19, 7.000 orang pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan telah sembuh. “Kepada pasien yang sudah sembuh, selamat kembali ke rumah masing-masing dan kembali ke keluarga,” ujar Nalendra.

Acara tersebut merupakan wisuda ke-321 yang diselenggarakan oleh RS Lapangan Indrapura menggenapi sejumlah 7.002 penyintas Covid-19 sudah diluluskan dari total 7.326 pasien yang masuk dan ditangani RSLI.

Nalendra menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya semaksimal mungkin dalam penanganan pasien Covid-19. Upaya itu, katanya, membuahkan hasil berupa tingkat kesembuhan cukup tinggi, yaitu 96,23 persen.

Angka kesembuhan mendekati 100 persen itu jauh di atas rata-rata angka kesembuhan Jawa Timur 77,53 persen dan nasional 91,3 persen. “Sedangkan angka kematian 1 orang atau terendah di Indonesia,” ucap mantan Kepala RSAL dr Ramelan Surabaya itu.

RSLI juga telah berkontribusi kesembuhan Covid-19 sebesar 0,45 persen Nasional, 5,09 persen Jawa Timur, dan 31,53 persen Surabaya.

“Terima kasih kepada semua tenaga kesehatan, relawan dan tim RSLI. Prestasi ini harus dijaga dan terus dipertahankan, serta ditingkatkan. Mari berikan yang terbaik kepada masyarakat dan bangsa dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia,” katanya. (ita)

dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara RS Lapangan Indrapura
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.