Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
  • Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat
  • Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Berkat Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan
  • Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Rutilahu Terbaik Jawa Timur, Target Tuntaskan 7.196 Rumah pada 2027
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Omah Kelor ITS, Inovasi Panganan Sehat

Omah Kelor ITS, Inovasi Panganan Sehat

KESEHATAN redaksi26/11/2020 - 15:00 WIB

Bagi sebagian orang, masa pandemi merupakan peluang menciptakan kegiatan baru. Seperti yang dilakukan para ibu rumah tangga Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 4 Kelurahan Keputih, Surabaya.

Berlokasi di Perumahan Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), mereka mendirikan Omah Kelor, wadah berbagi ilmu sekaligus memproduksi berbagai olahan makanan berbahan dasar daun kelor.

Disampaikan oleh Murtijas Sulistijowati, penggagas sekaligus Ketua Omah Kelor, wadah ini merupakan buah idenya sejak adanya masa pandemi ini.

Berangkat dari kebosanan para ibu rumah tangga, ia ingin menciptakan sebuah kegiatan yang dapat bermanfaat bagi para ibu rumah tangga sekitar.

“Kalau dibiarkan berjalan begitu saja, rasanya ada peluang yang terlewat, harus dibuat kegiatan yang selain menyenangkan juga bermanfaat,” ungkap perempuan yang akrab disapa Momok ini.

Sedangkan kegiatan yang paling disenangi ibu rumah tangga, lanjut Momok, adalah masak-memasak. Tak berhenti di situ, ia pun memilih daun kelor untuk spesifikasi bahan dasarnya. Sebab, berdasar informasi yang didapatnya, daun kelor memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi.

“Oleh karena itu, Omah Kelor ini juga menjadi wadah berbagi ilmu cara pengolahan daun kelor agar kandungan gizinya tidak hilang,” tuturnya.

Hingga saat ini, wadah yang bertempat di Jl Ilmu Pasti Alam F6, Perumahan ITS ini telah menghasilkan sejumlah produk seperti teh kelor, mie kelor, nasi bakar kelor, bothok kelor, martabak kelor, siomay kelor, pastel kelor, burger kelor dan masih banyak lagi.

Semua produk tersebut telah menjalani uji rasa dan dipasarkan ke sejumlah warga sekitar. “Paling tidak target skala pasarnya nanti se-ITS, jadi acara-acara di ITS konsumsinya hasil dari Omah Kelor ini,” tandasnya.

Sebagai inovasi pertama di Surabaya, Omah Kelor kini menjadi salah satu dari 250 nominasi terbaik dalam ajang Surabaya Smart City 250. Mewakili Kelurahan Keputih, Momok berharap Omah Kelor akan lolos ke tahap berikutnya, yakni 750 nominasi terbaik.

“Alhamdulillah didukung juga oleh beberapa pihak, seperti pihak Kelurahan Keputih sampai Kecamatan Sukolilo,” imbuhnya.

Dikarenakan Omah Kelor ini bertempat di Perumahan ITS, sambung Momok, maka secara tidak langsung juga merupakan bagian dari Kampus ITS. Oleh karena itu, wadah ini juga menjadi parameter konsep Smart City dan program Eco Smart University yang diusung ITS.

“Bantuan dari ITS, salah satunya kami dapat melalui ilmu pengolahan kelor dari para dosen di Fakultas Sains dan Analitika Data,” tutupnya. (ita)

Omah Kelor ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB

Comments are closed.

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.