Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Pameran Bali : Pewaris Majapahit di Jakarta

Pameran Bali : Pewaris Majapahit di Jakarta

SENI BUDAYA redaksi25/09/2018 - 15:00 WIB

Galeri Indonesia Kaya (GIK) bekerja sama dengan Museum Gubug Wayang yang didirikan oleh Yensen Project menyelenggarakan pameran Bali: Pewaris Majapahit yang menampilkan delapan peninggalan Kerajaan Majapahit.

Majapahit merupakan sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur yang pernah berdiri sekitar 1293 hingga 1500 M dan dianggap sebagai kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia.

Walaupun merupakan kerajaan Hindu, penduduk Majapahit terdiri atas berbagai etnis, ras, dan agama namun tetap rukun bersatu di bawah Surya Majapahit.

Berbicara mengenai Bali, tentu tidak lepas dari Kerajaan Majapahit. Konsistensi Bali dalam menjaga adat istiadat, kearifan lokal, dan karakter kebudayaan leluhur ini menjadikan Bali sebagai benteng terakhir kebudayaa Majapahit yang masih dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini. Sehingga dapat dikatakan bahwa Bali merupakan pewaris Majapahit di era masa kini.

Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui informasi dan fakta-fakta tentang hal. Untuk itu, diadakan pameran benda-benda koleksi yang sudah dikumpulkan selama beberapa tahun ini agar dapat berbagi pengetahuan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Pameran ini berlangsung hingga pekan depan di Galeri Indonesia Kaya, West Mall Grand Indonesia lantai delapan, Jakarta. Berikut delapan peninggalan Kerajaan Majalahit yang dipamerkan di Pameran Bali: Pewaris Majapahit.

Agastya (Syiwa Mahaguru)
Mahaguru (Resi) yang mengajarkan ilmu pengetahuan kepada manusia. Tanda-tanda kedewaan (laksana) dari arca ini berupa trisula dan kamandalu, dengan ciri-ciri fisik: memiliki 2 tangan, bertubuh yang subur dan perut gendut berkumis dna berjanggut lebat. Sampai hari ini Agastya merupakan dewa yang masih dipuja di Bali.

Arca Wabita
Arca wnita cantik yang tengah duduk dengan sikap resmi ini menggambarkan seorang bangsawan Kerajaan Majapahit. Rambutnya tertata dengan rapi dan mengenakan hiasan telinga yang besar. Pada lehernya terdpat alung yang besar dengan liontin yang tampa mewah, sementara pada pergelangan tangannya pun terdapat gelang yang besar pula.

Arca Lelaki
Arca ini menampilkan seorang punggawa kerajaan dalam sikap tengah menghadap seorang pembesar di paseban. Rambutnya ditata rapi dan mengenakan kain. Ia juga mengenakan perhiasan berupa timang yang besar, sementara pada kedua tangannya terdapat gelang.

Kendi Susu
Salah satu peralatan sehari-hari yang banyak diproduksi pada zaman Majapahit dan merupakan perabot penting dalam rumah tangga. Bentuknya yang bundar membuktikan bahwa proses pembuatannya menggunakan alat ‘subang pelarik’ yang sebenarnya telah dikenal di nusantara sejak berabad-abad sebelumnya.

Betok Majapahit
Betok ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit. Pada umumnya, betook memiliki fungsi ‘tindih’ yang artinya melindungi. Dalam dunia keris, betook merupakan pusaka untuk melindungi pusaka yang lainnya.

Keris Raja Balia
Keris milik salah satu raja di Pulau Dewata ini merupakan saksi bahwa raja ikut andil dalam pelestarian budaya. Keris ini digunakan oleh Tjokorda Gde Raka Soekawati di masa mudanya semasa ia menjadi pangeran bernama Anak Agung Rama Dalem.

Perhiasan Terakota
Ini merupakan perlengkapan upacara dalam bentuk kalung dengan biji-bijinya yang besar berbentuk segi empat.

Di masyarakat, kalung seperti ini berfungsi sebagai perhiasan yang dipakai pada kesempatan tertentu saja, misalnya pada saat upacara akhil baligh seorang gadis dan juga untuk disertakan dalam penguburan seseorang.

Perhiasan Manik-Manik

Perhiasan ini sudah dikenal sejak zaman pra-sejarah oleh masyarakat dan hingga saat ini kerap kita jumpai perhiasan dengan model yang sama yang digunakan masyarakat masa kini. (ist/suara.com)

Galeri Indonesia Kaya Museum Gubug Wayang Pameran Bali : Pewaris Majapahit Yensen Project
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.