Kardinal-kardinal Katolik telah menetapkan 7 Mei sebagai tanggal dimulainya konklaf (pertemuan tertutup) untuk memilih pengganti Paus Fransiskus, Senin (28/04). Tanggal ini memberikan waktu tambahan dua hari bagi para kardinal untuk saling mengenal, dilansir dari AP News.
Mereka juga dapat membangun konsensus sebelum akhirnya dikarantina di Kapel Sistina untuk pemungutan suara rahasia. Pertemuan informal pertama digelar pada Senin, hanya dua hari setelah pemakaman Paus Fransiskus.
Meskipun konklaf secara teknis dapat dimulai pada 5 Mei, para kardinal sepakat menundanya demi meluangkan waktu untuk berdiskusi dalam forum nonformal. Kardinal-kardinal yang berusia di atas 80 tahun turut hadir dalam diskusi awal ini, meskipun tidak akan ikut serta dalam pemilihan resmi.
Kardinal Baltazar Porras dari Venezuela menyatakan keyakinannya bahwa pemilihan akan berlangsung cepat, dalam dua atau tiga hari. Kolegium Kardinal yang berhak memilih saat ini berjumlah 135 orang.
Sebanyak 108 di antaranya merupakan hasil penunjukan Paus Fransiskus selama 12 tahun masa kepemimpinannya. Namun, banyak di antara mereka belum saling mengenal karena baru diangkat, termasuk 20 kardinal yang dilantik pada Desember lalu.
Hanya kardinal di bawah usia 80 tahun yang berhak memilih, dan belum dipastikan seluruh 135 kardinal akan hadir. Seorang kardinal asal Spanyol telah mengumumkan ketidakhadirannya karena alasan kesehatan. (rri)

