Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Penerapan Keamanan Nuklir di Indonesia

Penerapan Keamanan Nuklir di Indonesia

KESEHATAN redaksi06/03/2020 - 15:00 WIB

Berawal dari temuan zat radioaktif di lahan kosong Perumahan BATAN Indah, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), kini muncul banyak pertanyaan soal penerapan keamanan nuklir di Indonesia.

Pertanyaan ini semakin menguat dengan adanya temuan baru oleh pihak kepolisian berupa zat radioaktif di rumah salah seorang warga BATAN Indah.

Dengan adanya temuan zat radioaktif tersebut seakan sistem keamanan nuklir dan budaya keamanan nuklir di Indonesia belum terlaksana dengan baik. Pertanyaannya, siapa yang bertanggung jawab atas terlaksananya keamanan nuklir di Indonesia?

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan mengatakan, ada tiga hal yang menjadi kunci dalam pemanfaatan iptek nuklir. “Keselamatan, keamanan, dan seifgard atau akuntansi bahan nuklir adalah tiga kata kunci dalam pemanfaatan iptek nuklir di berbagai bidang,” kata Anhar.

Sebagai Badan Pelaksana di bidang ketenaganukliran, tegas Anhar, BATAN juga menjadikan tiga kata kunci tersebut sebagai prinsip dasar dalam semua kegiatan litbang dan pemanfaatan iptek nuklir.

Penerapan ketiga kata kunci tersebut ditentukan oleh manusia yang menjalankannya, oleh karena itulah BATAN berkomitmen menumbuhkembangkan budaya keselamatan dan budaya keamanan nuklir.

Ia menjelaskan, komitmen tersebut telah dinyatakan BATAN dalam Pernyataan Kebijakan dan menjadi bagian sistem manajemen BATAN yang harus diikuti oleh semua pegawai BATAN dalam mengelola fasilitas dan menjalankan semua kegiatannya.

“Penumbuhkembangan budaya tidak dapat dilakukan dan dilihat hasilnya dalam hitungan hari, bulan atau bahkan tahun, tapi merupakan upaya yang terus menerus disertai upaya perbaikan secara berkelanjutan untuk menjadikan keselamatan dan keamanan tercermin dalam setiap sikap dan perilaku pegawai,” tambah Anhar.

Sejauh ini, menurut Anhar, BATAN secara reguler telah melakukan kegiatan internalisasi budaya keselamatan dan keamanan nuklir untuk semua pegawai dengan memanfaatkan media teknologi informasi.

Selain itu, BATAN juga melakukan penilaian mandiri secara reguler, dan selalu siap diinspeksi oleh BAPETEN maupun oleh Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA). (sak)

Batan Nuklir Radioaktif
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Protein Hewani Jadi Fokus Edukasi FKH dan FKM UNAIR untuk Cegah Stunting

09/07/2026 - 16:21 WIB

Cegah Stunting, FKH dan FK UNAIR Edukasi Ibu Hamil di Bojonegoro tentang Pentingnya Nutrisi Optimal

09/07/2026 - 16:10 WIB

Stunting Bojonegoro Jadi Fokus Kolaborasi FKH UNAIR dan Pemkab melalui Edukasi Protein Hewani

09/07/2026 - 16:03 WIB

Skrining Status Gizi Digelar FKH dan FK UNAIR di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:47 WIB

FKH UNAIR Dorong Deteksi Dini Stunting pada Usia Pra-Pubertas di Bojonegoro

07/07/2026 - 19:39 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.