Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
  • Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat
  • Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Berkat Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan
  • Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Rutilahu Terbaik Jawa Timur, Target Tuntaskan 7.196 Rumah pada 2027
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Pentingnya Buka Lapangan Kerja Baru

Pentingnya Buka Lapangan Kerja Baru

PEMERINTAHAN redaksi07/12/2018 - 13:00 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai bahwa daya saing manusia Indonesia ini secara potensial sebenarnya baik bahkan di atas rata-rata, namun perlu satu rencana penanganan yang baik. Untuk itu, Presiden menekankan membuka lapangan kerja baru agar tenaga kerja yang ada bisa terserap.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menerima jajaran pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12) pagi.

“Beliau menekankan pentingnya kita membuka lapangan kerja baru karena dengan membuka lapangan kerja, tenaga kerja terserap, ekonomi bisa bertumbuh sehingga kesenjangan sekarang yang masih dirasakan akan dapat diatasi dengan baik,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) INTI Budi Santoso Tanuwibowo.

Pembukaan lapangan kerja baru tersebut, menurut Waketum INTI itu, menyangkut banyak hal termasuk pertanian, khususnya holtikultura, buah-buahan dan segala macam yang perlu dikembangkan. Sehingga ke depan, lanjut Budi, Indonesia mampu menjadi bangsa yang bisa menjadi pengekspor buah.

“Intinya tidak ada masalah, karena kita menyadari sebagian anggota INTI adalah pengusaha, Presiden meminta kita untuk lebih meningkatkan investasi tanpa perlu ragu dengan segala hal yang menghambat seperti keamanan politik dan lain-lain. Kita yakin bahwa kalau kita bersatu negeri ini bisa menjadi negeri yang besar,” ujar Budi.

Menurut Budi, sebagai komunitas anggota INTI punya profesi masing masing, dan setiap profesi punya tanggung jawab masing-masing. Ia meyakini jika masing-masing melakukan tangggung jawab itu dengan sebaik-baiknya niscaya negeri ini akan aman.

“Eksekutif bertindak seperti eksekutif, legislatif seperti legislatif, pengusaha seperti pengusaha jangan dicampur aduk,” terang Budi.

Politik Masih Baik
Saat ditanya mengenai kondisi politik di tanah air, Budi mengatakan, kalau dibandingkan negara lain kita masih baik-baik saja. Ia meyakini, siapa pun dia, ada di garis manapun rasa cintanya pada Republik Indonesia pasti besar.

“Itulah yang harus kita yakini karena negeri ini bukan negeri kemarin sore dan bukan negeri yang datang begitu saja, tetapi lewat perjuangan, pergulatan dan pertentangan batin di antara kita. Tetapi akhirnya kita sepakat memilih Pancasila sebagai pegangan kita bersama,” ucap Budi seraya menambahkan, Presiden Jokowi hanya menyampaikan pesan pentingnya sebagai warga berjuang bersama-sama mengatasi hal hal yang masih kurang terutama ekonomi.

Turut hadir dalam pertemuan antara lain Ketua Umum INTI Teddy Sudianto dan Sekjen Ulung Rusman. Sementara itu, Jokowi didampingi Mensesneg Pratikno dan Seskab Pramono Anung. (sak)

Budi Santoso Tanuwibowo INTI Lapangan Kerja Perhimpunan Indonesia Tionghoa
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB

Comments are closed.

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB

ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia

12/06/2026 - 21:21 WIB

Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit

12/06/2026 - 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kompetensi Damkar Lewat Pelatihan FF2 dan Water Rescue Bersertifikat

12/06/2026 - 02:48 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.