Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari
  • Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja
  • Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR
  • Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR
  • Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR
  • Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode
  • Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga
  • Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Pesona Ketenangan di Pulau Setan

Pesona Ketenangan di Pulau Setan

JALAN-JALAN redaksi09/01/2021 - 16:00 WIB

Pulau Setan merupakan salah satu pulau yang terdapat di Kawasan Objek Wisata Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatra Barat. Mendengar namanya, mungkin kita berpikir seram dan menakutkan. Namun kenyataannya tidaklah demikian.

Meskipun namanya menyeramkan namun apabila sampai ke pulau ini maka justru dibuat betah dan jatuh cinta. Bayangan akan hal-hal mistis dan seram seperti namanya akan terbantahkan karena di pulau ini disajikan pemandangan yang indah dan jauh dari kesan angker.

Menurut informasi sejumlah masyarakat setempat, nama asli pulau tersebut adalah Pulau Sultan. Namun karena kekeluan lidah warga setempat nama sultan berubah jadi setan.

Saat ini , Pulau Setan menjadi salah satu surga wisata di Kabupaten Pesisir Selatan, apalagi secara keseluruhan objek wisata Kawasan Mandeh memiliki gugusan dan kesamaan dengan pulau cantik seperti Raja Ampat di Papua Barat. Bagi anda yang belum pernah kesana, ayo persiapan diri ajak keluarga untuk mengunjungi Pulau Setan.

Di pulau ini anda dapat menyaksikan langsung birunya laut dan putihnya pasir, bahkan bukan hanya mata, telinga kita juga akan diperdengarkan suara deburan ombak yang kecil bikin hati semakin tenang. Selain itu di lokasi ini anak-anak bisa dengan nyaman dan aman berenang karena pinggiran pantainya sangat dangkal.

Jika perut terasa lapar setelah asyik berenang, tersedia warung-warung yang menjual aneka makanan dan minuman. Warung-warung kecil ini adalah milik masyarakat penghuni pulau. Bagi anda dan keluarga yang membutuhkan tikar untuk duduk santai di pinggir pantai juga ada masyarakat yang menyewakan tikar.

Lebih menarik lagi, kita juga dapat melihat dan juga menaiki berbagai macam wahana permainan laut yang ada di pulau tersebut. Aksi wahana banana boat dan donut boat dengan tarif Rp25.000-30.000.

Pengunjung Pulau Setan tidaklah seramai pulau-pulau lain di sekelilingnya. Oleh karena itu pulau ini sangat cocok bagi anda yang menyukai suasana tenang dan privasi jauh dari keramaian.

Pulau Setan memiliki akses yang cukup mudah. Untuk mencapai pulau ini, biasanya pengunjung menyewa perahu. Dari kota Padang menempuh pejalanan darat menuju ke Pesisir Selatan, tepatnya di Carocok, Tarusan.

Di Carocok, anda akan disambut dengan ramah oleh pemuda setempat yang menawarkan perahu atau boat untuk mengantarkan Anda berkeliling beberapa pulau. Anda hanya perlu membayar Rp500.000-750.000 tergantung banyaknya wilayah yang ingin dikunjungi. Biasanya objek yang ditawarkan adalah Pulau Setan, Sironjong Gadang, Sironjong Ketek, Hutan Mangorve, hingga air terjun Sei Gemuruh. (indonesia.go.id)

Pulau Setan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR

27/06/2026 - 18:41 WIB

Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR

27/06/2026 - 18:36 WIB

Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode

27/06/2026 - 10:26 WIB

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga

26/06/2026 - 17:38 WIB

Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih

26/06/2026 - 17:33 WIB

Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa

26/06/2026 - 17:24 WIB

Comments are closed.

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR

27/06/2026 - 18:41 WIB

Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR

27/06/2026 - 18:36 WIB

Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode

27/06/2026 - 10:26 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.