PGN Dorong Kemajuan Usaha Surabaya
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

PGN Dorong Kemajuan Usaha Surabaya

Perusahaan Gas Negara (PGN) terus mendorong kemajuan dunia usaha di Surabaya, salah satunya laundry. OK Coin Laundry di Tenggilis Mejoyo.

Usaha yang didirikan Sony Sugiharto Leo sekitar satu tahun yang lalu itu, memiliki empat set mesin cuci lengkap dengan mesin pengering dan dua setrika uap bertenaga gas.

Pada awal mendirikan usaha, Sony mengaku menggunakan gas tabung 12 kilogram untuk mengeringkan cucian dan setrika. Sejak lebih dari 2 minggu yang lalu, Ia beralih menggunakan gas alam dari PGN.

“Kami tidak lagi repot bongkar-pasang gas tabung, sehingga lebih fokus bekerja menyelesaikan cucian pelanggan,” ujar Sony di hubungi di Surabaya, Sabtu (9/11).

Ketika masih menggunakan gas tabung, dalam sebulan Sony mengkonsumsi 20 tabung 12 kg seharga masing-masing Rp. 135 ribu. Total sebulan Ia menghabiskan Rp. 2,7 juta.

Dengan konversi bahwa 1 kg gas tabung adalah setara dengan 1,3 meter kubik gas bumi, maka 20 tabung 12 kg atau total 240 kg tersebut sama dengan 312 meter kubik gas bumi.

Dengan harga gas bumi per meter kubik adalah Rp 2.870, maka Sony hanya perlu menyisihkan Rp. 895.440 untuk tagihan gas bumi di usaha laundry-nya.

Sementara PGN Sales Area Head Surabaya, Misbachul Munir menjelaskan, pelanggan PK (Pelanggan Kecil komersial) dari jaringan Jargas pada tahun 2018 lalu sebanyak tiga pelanggan.

Sedangkan tahun ini di Surabaya sudah terpasang 16 pelanggan yang akan segera menyusul diselesaikan empat pelanggan, sehingga nantinya menjadi total 20 pelanggan.

Di antara pelanggan tersebut, yang terbilang cukup besar antara lain Usaha potong ayam dan bebek di Wonorejo, laundry di Gubeng Kertajaya dan Medokan, serta restoran Soto Ayam di Rungkut. (ist)