Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PLTS Bikin Panen Dua Kali Setahun

PLTS Bikin Panen Dua Kali Setahun

PERISTIWA redaksi06/12/2021 - 12:00 WIB

Pemanfaatan energi baru terbarukan terus didorong, tak terkecuali guna menunjang perekonomian warga masyarakat. Salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dimanfaatkan untuk irigasi lahan pertanian.

Sebelumnya, petani mengandalkan sawah tadah hujan, saat musim kemarau datang kegiatan bercocok tanam terhenti, setahun pun panen hanya bisa sekali.

“PLTS untuk irigasi menjadi salah satu apikasi langsung teknologi solar rooftop yang sangat membantu para petani. Tidak memerlukan penyewaan lahan yang luas dan investasinya juga terjangkau. Dari sisi manfaat, ini memberikan dampak berkali lipat bagi pendapatan petani,” ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, di Jakarta, pekan lalu.

Ketua Kelompok Tani Sehati Desa Tanjung Raja, Muara Enim, Sumatera Selatan, Hopaini mengungkapkan PLTS irigasi berkapasitas 16,5 kilo Watt peak (kWp) di desanya beroperasi tahun 2020 lalu

Dalam kurun satu tahun terakhir petani Tanjung Raja telah 2 kali memanen hasil sawahnya, dari yang biasanya hanya setahun sekali.

“Jadi kalau istilah dari Dinas Pertanian itu, IP200 (satu tahun dua kali panen), kita tingkatkan nanti sampai IP300. Target ke depannya 2 tahun bisa sampai 5 kali panen, kalau pengairan lancar dan memungkinkan,” ujar Hopaini yang bersama beberapa warga bertanggung jawab atas maintenance sistem PLTS irigasi tersebut.

Ia menyebutkan, sebelum adanya PLTS irigasi ini, beberapa kali lahan mereka terancam gagal panen karena tidak menentunya musim. Pasalnya, akses ke sumber air yang terlampau sulit. “Meski terletak lumayan dekat dengan Sungai Enim, sawah warga dikelilingi perbukitan dan terhalang jalan raya dan stasiun kereta,” tutur Hopaini.

Nurlela, salah seorang petani yang tenggah menggarap lahan sawahnya pun mengungkapkan kebahagiannya sejak PLTS irigasi hadir di desanya. “Terima kasih sekali, biasanya musim kemarau bingung mau kerja apa, sekarang bisa tanam padi lagi. Senang kami,” ungkapnya.

PLTS irigasi Desa Tanjung Raja adalah salah satu program CSR PT. Bukit Asam. Pompa irigasi yang digunakan merupakan pompa jenis submersible yang memiliki kemampuan menyedot air yang mengandung lumpur. Kapasitas pompa tersebut adalah 30 liter/detik dengan head mencapai 30 meter.

Pompa tersebut digerakkan oleh listrik yang dihasilkan dari 60 panel PV polycrystaline berkapasitas masing-masing 275 Watt peak (Wp) yang berjajar menghiasi atap jembatan desa. Pompa menyedot air Sungai Enim sejauh 1 km ke bak intake berukuran 3x3x2 m3 yang kemudian didistribusikan ke sawah warga yang dimiliki oleh sekitar 100 orang petani.

“Peletakan PLTS di jembatan ini membawa daya tarik tersendiri, sekarang menjadi icon kebanggaan warga desa Tanjung Raja. Selain tidak memakan lahan warga, lokasi ini juga dipilih untuk mendapatkan terik matahari terbaik sebagai sumber energi yang digunakan,” pungkas Hopaini. (ist)

PLTS Bikin Panen Dua Kali Setahun
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Comments are closed.

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.