Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Rampingkan 29 Aplikasi Sekolah

Rampingkan 29 Aplikasi Sekolah

KOMUNITAS redaksi09/01/2024 - 12:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berinovasi dalam memberikan metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Karenanya, untuk mengoptimalkan performa guru dalam mengajar, pemkot merampingkan sejumlah aplikasi di ruang pendidikan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa pemkot siap memberikan dukungan maksimal melalui berbagai program dan fasilitas yang telah disiapkan. Khususnya untuk terus mendukung program-program pendidikan yang telah dicanangkan pemerintah. Harapannya adalah dapat menciptakan SDM yang unggul dan mampu bersaing di era global.

“Guru adalah mengajar murid, tidak sibuk pada administrasi. Kalau aplikasi ini punya administrasi yang sama, maka buatlah satu domain yang sama untuk mengisi semuanya. Kalau sudah laporan lewat aplikasi, tanda tangan lewat digital lalu disimpan, langsung masuk, jadi otomatis tidak perlu dicetak,” kata Eri Cahyadi, Minggu (07/01).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, guru dan tenaga pendidik memiliki beragam tugas di ruang pendidikan. Mulai dari mendampingi proses pembelajaran, menyiapkan perangkat pembelajaran, hingga menyiapkan perangkat penilaian.

Karenanya, Dispendik Surabaya akan merampingkan aplikasi tersebut agar tidak membebani para guru. Aplikasi tersebut akan dirampingkan menjadi satu domain multifungsi.

“Jadi kita nanti lebih harus efektif karena memang tugas guru itu banyak. Betul menurut Pak Wali, kalau aplikasi terlalu banyak kasihan guru. Soalnya guru harus menyiapkan perangkat pembelajaran, jika tidak maka mengajarnya akan monoton dan pembelajaran tidak menyenangkan,” kata Yusuf.

Ia mencontohkan, pada pengisian penilaian angka kredit (PAK) akan dikonversi ke sasaran kinerja pegawai (SKP). Dengan demikian, urusan administrasi guru akan berkurang. Saat ini, sebanyak 29 aplikasi yang dimiliki oleh Dispendik Surabaya akan dirampingkan menjadi satu domain dengan empat tugas pokok.

“Kepala sekolah ngecek pelaporan saja, guru punya fungsi entry dan pelaporan masalah siswa, baik yang putus sekolah, jumlah siswa, gamis (keluarga miskin), dan lainnya. Nanti ada fungsi admin entry dan pelaporan untuk mengecek gedung rusak berapa dan sebagainya,” jelasnya.

Sedangkan bagi siswa, mereka bisa mengakses soal tryout PPDB untuk proses pengayaan pembelajaran. Hal ini dilakukan untuk memodifikasi proses pembelajaran bagi siswa dalam memenuhi tuntutan zaman yang semakin dinamis.

Sama seperti sebelumnya, aplikasi tersebut tetap dapat diakses oleh kepala sekolah, guru, hingga siswa. Nantinya, aplikasi dapat diakses dengan menggunakan NIK pengguna. “Perampingan tersebut tentunya juga akan segera disosialisasikan kepada para guru,” pungkasnya. (ita)

Eri Cahyadi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.