Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Remembering, Catatan Sebuah Perjalanan

Remembering, Catatan Sebuah Perjalanan

SENI BUDAYA redaksi03/02/2018 - 11:00 WIB

Sebuah perjalanan pastinya meninggalkan kenangan yang membekas dan tidak terlupakan. Hal ini dirasakan pula oleh Antonius Kho. Pengalaman yang didapat dari perjalanannya ke berbagai kota di Indonesia dan negara lain menjadi penyemangat dan mendorongnya untuk terus aktif berkaya.

Segudang inspirasi yang didapat dituangkan dalam karya lukis yang kemudian dipersembahkan dalam pameran bertajuk “Remembering” di Galeri House of Sampoerna (HoS) Surabaya, mulai 3 Februari – 3 Maret 2018.

Pameran Remembering merupakan bentuk refleksi dari renungan serta kenangan mengenai catatan perjalanan Antonius Kho selama setahun terakhir.

Kesan mendalam yang ditangkap dituangkannya ke dalam 25 karya lukis dengan berbagai tema, seperti pada karya berjudul Cambodia Young Girl yang merupakan visualisasi wajah-wajah gadis Kamboja yang dijumpainya selama menyelenggarakan pameran disana.

Tak hanya berupa goresan, karya yang diciptakannya pun bercerita tentang suasana hatinya seperti yang nampak pada karya berjudul “Melancholy”. Disamping itu, ingatan masa kecil pada tanah kelahirannya di Klaten dan tempat-tempat yang biasa dia kunjungi seperti candi Prambanan dan Borobudur juga menginspirasinya untuk menghasilkan suatu karya.

Kekagumannya pada keindahan relief-relief yang dijumpainya telah membawanya melahirkan karya berjudul Daydreaming.

Bagi Antonius Kho, kekuatan karya-karyanya bertumpu pada penggunaan warna yang lembut seperti jingga, putih, coklat atau hijau muda yang dihasilkan dari kombinasi pewarna akrilik, pastel dan juga pensil warna.

Dipika Rai, seorang Kritikus Seni dari India, juga mengakui hal tersebut, kombinasi warna hasil goresan tangan Anthonious Kho memang sangat asli, beragam dan mampu menghipnotis setiap mata yang melihatnya.

Selain itu karakter kuat dari setiap karyanya dari dulu hingga kini adalah memunculkan beragam bentuk wajah dengan mimik dan karakter yang sangat unik.

Wajah-wajah tersebut baginya merupakan wujud dari beragamnya karakter orang-orang yang dia jumpai di setiap perjalanan seni dan budayanya ke berbagai negara termasuk di Indonesia. “Sketsa wajah-wajah itulah kekuatan Anthonious Kho” ujar Agus Dermawan T Kritikus seni dari Jakarta.

Antonius Kho adalah sosok pelukis kontemporer berbakat yang terlahir di Klaten pada 1958, berhasil menyelesaikan pendidikan seninya di Academy of Fine art Bandung dan FH Cologne, Jerman.

Sang pelukis kini lebih banyak berkarya dari studio miliknya di Ubud yang telah mengantarkannya mengikuti berbagai pameran seni dan budaya di berbagai negara dari Asia hingga Afrika.

Perjalanan panjangnya dalam berkesenian turut melambungkan namanya hingga meraih penghargaan seperti 1st prize di “Mask in Venice” Itallia dan “Malen auf Liegestuehien” Jerman.

Namun itu semua tak lantas mengikis ciri khasnya dalam berkarya , justru beragam pengalaman dan perjalanan tersebutlah yang turut memperkaya hasil goresan tangannya.

“Berkarya apapun itu bentuknya haruslah jujur terhadap diri sendiri, karena kejujuran itu nantinya akan terpancar dalam setiap karya-karya kita, perjalanan dan pengalamanpun jangan lantas membuat kita lupa akan jati diri, menjaga kualitas dan ciri khas akan membuat karya-karya kita dikenang dan diapresiasi” tutur Antonius Kho. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.