Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Replikasi Pusat Layanan Usaha Terpadu di Jateng

Replikasi Pusat Layanan Usaha Terpadu di Jateng

EKONOMI BISNIS redaksi30/12/2022 - 12:00 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendampingi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meresmikan Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM di Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa (27/12). Dengan ini, Jawa Tengah kini memiliki 11 PLUT KUMKM.

Ganjar mengatakan, keberadaan PLUT itu membantu para pelaku UMKM lebih maju dan berkembang. Melalui PLUT, dia meyakini usaha kecil mikro bisa banyak belajar.

Ditambahkan, keberadaan PLUT KUMKM juga telah direplikasi di Jawa Tengah. Ganjar menuturkan, saat ini Jateng punya tiga co-working space khusus bagi pelaku UMKM dan pengusaha rintisan.

“Kami mencoba mennerjemahkan dan meniru Pak Teten, apa yang ada, dan kita membuat semacam co-working space yang ada di Jawa Tengah, sehingga usaha kecil, startup, mikro, semua bisa belajar,” ujarnya.

Gubernur berharap, dengan keberadaan PLUT dan didukung co-working space, UMKM di Jateng bisa naik kelas, dan menumbuhkan semangat kewirausahaan dari masyarakat.

“Sehingga kalau kita ingin membuat usaha kecil mikro untuk naik kelas, PLUT, co-working space yang dimiliki, itu sebenarnya akan meningkatkan usaha kecil dan mikro yang ada,” ujarnya.

Ganjar mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 4,2 juta unit sektor usaha. Rinciannya usaha mikro menempati porsi paling besar, yakni 90,48 persen atau setara 3,37 juta unit. Adapun usaha kecil sebanyak 8,5 persen atau 354.884 unit. Kemudian usaha menengah tercatat ada 39.125 unit atau sekitar 0,94 persen.

“Adanya PLUT ini, kita harapkan kawan-kawan yang startup, usaha kecil, mikro, lebih banyak bisa datang ke tempat ini untuk memberikan fasilitas, bertanya, atau kolaborasi. Sehingga kita mesti bisa mengukur, agar nanti mereka bisa mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk bisa naik kelas,” tandasnya.

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengatakan, kehadiran layanan terpadu ini diharapkan menjadi akselerator UMKM yang selama ini ikut menggerakkan ekonomi di daerah masing-masing.

“Jadi saya harapkan UMKM tidak terkena stunting lagi, tidak kerdil terus, tapi akan terus berkembang dan jadi perusahaan yang kebih besar lagi,” ujarnya.

Wapres mengatakan, pemerintah punya target pada 2024, rasio kewirausahaan Indonesia mencapai 3,95 persen. Selain itu, akses keuangan juga mencapai 90 persen, dan memiliki 30 juta UMKM go digital.

“Saya mengimbau untuk memanfaatkan keberadaan PLUT ini sebaik-baiknya, sehingga UMKM bisa terus berkontribusi positif memajukan ekonomi daerah dan nasional,” tandas Ma’ruf.

Sebagai informasi, sebelas PLUT yang ada di Jateng, antara lain PLUT Pemprov di Purwokerto, kemudian Cilacap, Purbalingga, Kebumen, Sukoharjo, Kota Surakarta, Kabupaten Magelang, Kendal, Pekalongan, Semarang, dan Purworejo. (hms)

Ganjar Pranowo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.