Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga
  • Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Revitalisasi Anggrek Kekayaan Hayati

Revitalisasi Anggrek Kekayaan Hayati

KOMUNITAS redaksi04/02/2020 - 16:00 WIB

Kagama Orchids menggelar acara bedah buku berjudul “Orchids of Indonesia Vol. 2” pada Minggu (19/1) di University Club UGM. Sang penulis, Frankie Handoyo, diundang secara langsung untuk mengisi acara pagi itu.

Tujuan dari pelaksanaan acara ini adalah untuk mendukung pengembangan riset dan memperkaya wawasan komunitas, kolektor, pecinta anggrek, serta masyarakat umum terkait spesies anggrek di Indonesia.

Kagama Orchids merupakan salah satu komunitas dari Kagama yang memiliki perhatian kepada anggrek spesies Indonesia. Komunitas ini didirikan sejak dua tahun lalu pada 2017.

Perhatian tadi muncul karena mereka melihat bahwa semakin berkembangnya zaman, semakin hilang pula habitat bagi anggrek, utamanya untuk spesies Indonesia. Mereka prihatin bahwa nantinya anggrek-anggrek tersebut yang merupakan kekayaan hayati Indonesia akan segera punah.

Alasan serupa yang melatarbelakangi Frankie Handoyo menulis bukunya tadi. Buku yang dirilis hari ini merupakan sekuel dari buku serupa yang telah dirilis sebelumnya. Oleh karenanya, buku ini merupakan volume kedua.

Frankie menyadari bahwa pada buku pertama Orchids of Indonesia terdapat beberapa kekurangan. Pertama, ketika menulusuri jejak anggrek spesies Indonesia, Frankie mengungkapkan bahwa terdapat beberapa gunung serta area yang tidak bisa terakses olehnya.

Kedua, banyak materi dari buku pertama yang tidak bisa dideskripsikan dengan baik sehingga sulit untuknya membedakan satu sama lain.

Walaupun demikian, buku pertama tersebut tetap mendapat respons yang bagus dari pencinta anggrek. Oleh karena itu, Frankie memutuskan untuk membuat buku kedua ini. Buku kedua ini sekaligus menjadi tempat baginya untuk memperbaiki kekurangan dari buku pertama tadi.

“Melalui buku kedua ini, saya harap dapat semakin meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap anggrek di Indonesia,” pungkasnya. (ugm)

Anggrek Kagama Orchids
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Comments are closed.

ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke Kawasan Transmigrasi, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

26/07/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Kampanyekan Diversifikasi Protein, Ikan Air Payau Jadi Menu Bergizi untuk Ketahanan Pangan Keluarga

26/07/2026 - 15:17 WIB

Plt Gubernur Emil Dardak Apresiasi Shine Harmony Choir, Pemprov Jatim Siap Dukung Prestasi Internasional

26/07/2026 - 01:11 WIB

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.