Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Risma Masih Keturunan Pendiri NU

Risma Masih Keturunan Pendiri NU

KOMUNITAS redaksi11/01/2018 - 12:00 WIB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi Museum NU di Jalan Gayungsari, Surabaya, Senin (8/1). Di Museum itu, Wali Kota Risma mengenang sejarah nasabnya dengan benda-benda yang telah diserahkan. Ia pun bertemu dengan Ketua PCNU Surabaya Muhibin Zuhri membicarakan tindaklanjut menyejahterakan warga Nahdliyin.

Wali Kota Risma menjelaskan bahwa dirinya masih keturunan pendiri NU, karena buyutnya yang bernama Mbah Jayadi merupakan salah satu pendiri NU.

Mbah Jayadi ini memiliki dua anak, Mbahnya Wali Kota Risma dan Mbahnya Mohammad Nuh, mantan Menteri Pendidikan Nasional Indonesia. “Mbah Jayadi itu pendiri NU. Beliau dari nasab Bapak saya,” kata Risma di sela-sela mengunjungi Museum NU.

Bahkan, Wali Kota Risma menceritakan Bapaknya pernah ikut Mbah Kakungnya yang rumahnya di Blauran gang 4. Rumah itu ditempati para santri yang ikut resolusi jihad yang digagas oleh KH Wahad Hasbullah.

“Para santri-santri itu tidur di sana. Bapakku tahu betul soal ini dan pernah cerita. Jadi, memang aku keturunan NU,” ujarnya.

Karena keturunan darah biru itu lah, Wali Kota Risma mengaku ada beberapa peninggalan sesepuhnya yang masih dijaga hingga saat ini. Beberapa peninggalan itu sudah diserahkan ke Museum NU. Salah satunya sebuah batu berbentuk telur, benda itu dinamakan Ndok Bledhek.

“Dulu digunakan oleh para pejuang untuk kekebalan, jadi peluru yang ditembakkan itu hanya menembus pakaian, tapi bagian tubuhnya tidak apa-apa,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga berkoordinasi dengan Ketua PCNU Surabaya untuk menyejahterakan warga nahdliyin. Sebab, ia merasa bertanggungjawab untuk menyejahterakan semua warganya, termasuk warga Nahdliyin yang dinilai mayoritas di Kota Surabaya.

“Saya minta tolong Mas Muhibin untuk menyejahterakan warga Nahdliyin. Salah satunya nanti akan dibentuk koperasi-koperasi dan dilakukan pelatihan-pelatihan, karena saya bagian hablumminannasnya dan kiai bagian hablumminallahnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Surabaya Muhibin Zuhri menjelaskan kunjungan Wali Kota Risma ke Museum NU untuk melihat langsung beberapa koleksi yang dititipkan keluarganya dan flashback sejarah sesepuhnya.

Sebab, Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu diakui salah satu keturunan dan keluarga besar pendiri NU di era awal.

“Dan, ada lima artefaknya sudah disimpan di sini (Museum NU). Lima benda itu adalah Keris, Ndok Bledhek, klak bahu, dan dua buah gaman keris tombak,” kata Muhibin.

Menurut Muhibin, Wali Kota Risma berharap supaya Museum NU itu bisa menjadi salah satu destinasi edukasi sejarah yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Makanya, dia mengaku akan terus bekerjasama dengan Pemkot Surabaya untuk mengembangkan museum yang telah diresmikan Gus Dur pada tahun 2004 itu.

Selain mengembangkan Museum NU, ia bersama Wali Kota Risma sudah sepakat untuk bekerjasama mengembangkan dan memberdayakan warga nahdliyin, terutama dalam mengangkat harkat dan martabat dalam bidang ekonomi.

“Salah satu pemberdayaannya, nanti akan dibentuk koperasi dari warga nahdliyin dan untuk warga nahdliyin. Mungkin nanti ada ritel atau apa lah nanti yang produknya bisa diisi oleh warga sendiri. Nanti akan kami diskusikan lebih lanjut,” pungkasnya. (ita)

sarapan pagi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.