Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Rumah Siti Diisi 17 Orang Diperbaiki Ganjar

Rumah Siti Diisi 17 Orang Diperbaiki Ganjar

KOMUNITAS redaksi18/05/2022 - 13:00 WIB

Rumah yang berada di Kelurahan Kutowinangun Lor Kecamatan Tingkir Kota Salatiga itu hanya berukuran 6×9 meter. Namun siapa sangka, ada 17 orang yang tinggal di rumah sederhana itu.

Rumah itu adalah milik Siti Khotimah (58). Perempuan paruh baya yang sehari-hari berjualan sayur matang itu, rela hidup berhimpitan dengan anak dan cucu-cucunya. Tak hanya kecil dan sempit, rumah Siti jauh dari kata layak.

Dindingnya terbuat dari papan dengan lantai plester semen kasar. Ruangan kecil itu nampak berantakan, karena ditinggali banyak orang. Di ruang tamu tak ada meja kursi, karena ruangan itu disulap menjadi tempat tidur.

Sudah lama Siti ingin memperbaiki rumahnya itu. Namun penghasilannya sebagai penjual sayur, tak bisa membuatnya berdaya. Ia hanya bersabar dan berdoa.

Hari ini doa Siti dikabulkan. Ia didatangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan diberi bantuan program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). “Matur nuwun sanget Pak Ganjar, alhamdulillah,” ucap Siti menerima bantuan itu.

Siti mengatakan tak menyangka mendapat bantuan bedah rumah. Ia sudah mengubur dalam impiannya membangun rumah, karena kondisi ekonominya yang susah. “Ya senang sekali, alhamdulillah rumahnya diperbaiki. Saya hanya jualan sayur, dapat uang hanya cukup untuk makan. Nggak bisa buat dandan rumah,” katanya.

Siti membenarkan dirinya tinggal bersama 17 anak dan cucunya. Mereka tinggal dan tidur seadanya. “Ya tidur di sembarangan, kalau ngantuk ya yang penting bisa tidur. Alhamdulillah kalau ini diperbaiki, bisa jadi lebih layak untuk ditempati,” tuturnya.

Siti terus mengucapkan terima kasih pada Ganjar. Ia mendoakan Ganjar selalu sehat, berumur panjang, dan mendapat rejeki berlimpah. “Matur nuwun pak, saya ndak bisa balas. Mugi Gusti Allah sing balas,” katanya sambil menyalami Ganjar.

Gubernur Ganjar mengatakan, program RTLH terus digenjot. Rumah-rumah yang tidak layak huni, akan terus dicari dan dibantu agar lebih sehat. “Ya kebetulan ini ke Salatiga, jadi mampir ke rumah Bu Siti, memberikan bantuan (rehab) RTLH ini. Kita perbaiki supaya rumahnya lebih sehat sekaligus lebih nyaman,” bebernya.

Sejak memimpin Jawa Tengah, Ganjar memang gencar melakukan program rehab RTLH. Sampai saat ini, ratusan ribu rumah tidak layak huni telah diperbaiki.

Dalam empat bulan terakhir, lebih dari 6.600 rumah tidak layak huni yang diperbaiki Ganjar di Jawa Tengah. Bantuan pembangunan rumah pada warga miskin itu dilakukan, sebagai salah satu upaya pengentasan kemiskinan. (hms)

bedah rumah Ganjar Pranowo Rumah Siti Diisi 17 Orang Diperbaiki Ganjar
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.