Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tetap memantau lokasi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng meskipun dalam kondisi sakit, Kamis (20/12). Wali Kota Risma memang sedang sakit di bagian kakinya, sehingga sangat kesulitan untuk berjalan.
Meski sakit, perhatiannya kepada Kota Surabaya tidak pernah kendor. Sejak awal kejadian tanah ambles, dia selalu aktif memerintahkan seluruh jajarannya untuk bahu-membahu membantu mengatasi tanah ambles itu. Bahkan, akhirnya turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tanah ambles itu.
Menggunakan setelan sweter tebal warna cokelat terang dan rok panjang warna hitam, ia melihat langsung lokasi tanah ambles itu dari sisi utara atau di samping Rumah Sakit Siloam.
Dengan wajah pucat sambil dipandu oleh staf-stafnya, ia turun dari mobil dinasnya. Tak lama meninjau dari sisi utara, ia kemudian masuk mobil lagi dan beranjak menuju ke kantor Kompas yang lokasinya berada di sisi selatan tanah ambles.
Sementara di dalam kantor Kompas itu, sebelumnya sudah datang terlebih dahulu Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Wakapolda Brigjen Pol Toni Harmanto, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, serta beberapa ahli dan jajaran OPD Pemkot Surabaya.
Tiba di kantor Kompas itu, ia keluar mobil dengan dipandu oleh staf-stafnya untuk memasuki sebuah ruangan yang digunakan rapat koordinasi dengan pihak kepolisian.
Tak lama kemudian, pertemuan itu usai dan Risma hendak meninggalkan kantor Kompas. Lagi-lagi, dia dipandu oleh staf-stafnya untuk berjalan memasuki mobil dinasnya.
“Aku tak belajar jalan ini ya,” kata Risma setelah keluar dari ruangan itu. Sambil tertatih-tatih, ia berjalan memasuki mobil dinasnya dan meninggalkan kantor Kompas. Setelah itu, Risma meninjau sejumlah gereja untuk memastikan keamanan menjelang natal. (ita)



