Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Sat Set, Cara Ganjar Beri Solusi

Sat Set, Cara Ganjar Beri Solusi

KOMUNITAS redaksi21/04/2022 - 13:00 WIB

Sat set dan tidak bertele-tele, itulah cara yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat. Tidak perlu berlama-lama, berbagai persoalan yang dilaporkan warganya banyak yang langsung diselesaikan.

Seperti saat memimpin kegiatan Musrenbang Wilayah untuk wilayah karesidenan Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Kota Salatiga, Purwodadi dan Kota Semarang) dan Petanglong (Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Kota Pekalongan), di Pendapa Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/04).

Sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat pada forum itu, bisa langsung diselesaikan Ganjar. Misalnya problem yang disampaikan salah satu perwakilan kelompok perempuan, Ika Nela Setiani.

Dalam kesempatan itu, Ika menyampaikan problem yang dihadapi oleh ibu-ibu pemilik anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, penanganan anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Pekalongan masih belum maksimal.

“Belum ada klinik kembang anak pak di sini, selain itu juga belum ada psikolog yang khusus menangani ini. Kami berharap ada psikolog untuk penanganan anak-anak kami,” ungkapnya.

Ika yang juga aktif di organisasi anak berkebutuhan khusus menyampaikan, banyak anak-anak berkebutuhan khusus yang belum mendapat haknya. Mereka yang ada di desa-desa terpencil, sulit mengakses kesehatan di kota karena jarak dan minimnya transportasi.

“Oke bu Ika, nanti untuk psikolog biar dibantu Dinas Kesehatan kami. Pak tolong segera ditindaklanjuti, nomor bu Ika dicatat untuk mengetahui kebutuhannya. Untuk yang kesulitan berobat ke kota karena jarak dan minim transportasi, saya kasih bantuan mobil ya bu,” kata Ganjar membuat Ika terkejut.

Ika tak menyangka akan mendapat respon secepat itu dari Ganjar. Bahkan, ia juga tak menyangka mendapat bantuan mobil. “Ekspektasi saya tidak seperti itu, ternyata respon Pak Ganjar secepat itu,” ujarnya.

Saat Ganjar meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk segera menugaskan psikolog ke Puskesmas dan rumah sakit, hal itu menurut Ika sudah luar biasa.

“Usulan saya tentang adanya relawan masuk Puskesmas untuk psikolog dan RSUD disediakan psikolog, disetujui Pak Ganjar saja luar biasa, apalagi saat respon cepat soal kesulitan mobilisasi anak-anak dengan bantuan mobil. Semoga bisa bermanfaat,” pungkasnya.

Tak hanya Ika, salah satu warga lain yang tak menyangka mendapatkan respon cepat Ganjar adalah Kades Paninggaran. Saat itu, Kades Paninggaran menyampaikan ke Ganjar soal potensi di desanya, salah satunya perkebunan teh.

“Produk kami sudah banyak pak, sudah kami pasarkan ke berbagai daerah. Hanya kami butuh bantuan mesin pembuat teh celup agar bisa memproduksi maksimal,” tuturnya.

Kades itu mengatakan sudah melakukan survei harga pembuatan teh celup. Menurut informasinya, harga mesin itu sekitar Rp60 juta-Rp70 juta. “Murah itu, saya belikan. Sudah, saya belikan karena sudah ada buktinya ini. Ini saya juga pegang teh hasil produksi desa njenengan. Mesin pembuat teh celupnya nanti saya yang belikan,” beber Ganjar.

Jawaban itu tentu saja membuat semua yang hadir dalam Musrenbang itu bertepuk tangan. Mereka tak menyangka bisa mendapat respon langsung dari Ganjar. “Matur nuwun Pak Ganjar, wah top tenan,” kata Kades Paninggaran. (hms)

Ganjar Pranowo Sat Set Cara Ganjar Beri Solusi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.