Minim wawasan akan pentingnya kesehatan di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini, seakan menjadi perhatian khusus bagi personel Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan.
Menyikapi kondisi itu, pasukan elit Kodam V Brawijaya tersebut melakukan penyuluhan di setiap daerah yang berada di Kabupaten Boven Digoel, Papua, salah satunya di SD YPKK Kombut.
Tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan, Dr Farman S, menuturkan, sosialisasi itu diawali dengan pemahaman dasar mengenai kesehatan yang harus dilakukan oleh anak-anak, maupun warga yang berada di distrik tersebut.
“Kita berikan pemahaman awal, misalkan pentingnya mencuci tangan, menggosok gigi dan lain sebagainya,” kata Farman seperti dikutip Jatim Newsroom.
Dikatakan Letda Kav Bill Klinton Manurung, antusias anak-anak itu terlihat, ketika personel Satgas mengajak anak-anak di sekolahan tersebut untuk mengikuti gerakan tata cara menggosok gigi yang dilakukan oleh salah satu Satgas.
“Mereka, terlihat semangat dan penasaran ketika mengikuti gerakan menggosok gigi yang diperagakan oleh salah satu tim kesehatan itu,” ungkapnya.
Seperti diketahui, tak hanya mengemban tugas menjaga keamanan di wilayah perbatasan saja. Namun, Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan, juga diwajibkan untuk bisa menjadi pelopor kesehatan hingga pendidikan bagi warga yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG. (jnr)

