Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Sepakat Bangun Kemandirian Desa

Sepakat Bangun Kemandirian Desa

PEMERINTAHAN Ita Nasyi’ah03/05/2023 - 12:00 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno sepakat membangun kemandirian desa. Apalagi di Jawa Tengah sudah banyak desa yang kemandiriannya bisa dijadikan contoh .

Hal itu disampaikan Ganjar, seusai rapat TPAKD se-Jawa Tengah dengan tema “Percepatan Pemulihan dan Perkembangan Ekonomi Jawa Tengah Melalui Kemandirian Ekonomi Desa”, di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (27/04).

Dalam acara tersebut Ganjar dan Sandiaga menjadi pembicara, membahas soal kemajuan desa wisata di Jawa Tengah. Selain itu, Ganjar juga membahas soal 29 desa antikorupsi yang dibentuk di Jawa Tengah.

“Maka sekarang desa-desa yang cukup berhasil, UKM yang cukup berhasil, usaha-usaha lainnya di level lokal yang cukup berhasil itu kita tampilkan, agar yang lain tinggal meniru saja,” ujar Ganjar.

Dia menuturkan, sudah ada contoh-contoh bagus dari sisi pembangunan desa wisata, ekonomi kreatif, UMKM, sukses dari sisi inklusivitas keuangan, termasuk literasi.

Gubernur Jateng dua periode itu juga mengatakan, saat ini desa tidak perlu berimajinasi terkait model manajerial, packaging, hingga marketing. Sebab, saat ini akses fasilitas di desa sudah banyak, tinggal perlu peningkatan edukasi dan sosialisasi.

“Tapi inklusivitasnya cukup tinggi, sudah di atas 80 persen. Maka ini kita harapkan jadi satu indikator bahwa di usaha kecil menengah terus kemudian desa wisata, atau usaha yang lain, sebenarnya bisa digaspol begitu dengan meniru,” tegasnya.

Sementara itu Menparekraf Sandiaga Uno menuturkan, kemandirian desa bisa mendukung percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi. Ia mencontohkan keberadaan desa wisata yang efektif membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

‘Saya ucapkan apresiasi yang tinggi. Mudah-mudahan pemulihan ini terus berlanjut, dan memang ada dinamika ekonomi global. Tapi saya yakin kalau kita bersinergi dan berkolaborasi, maka pemulihan ekonomi ini akan berlanjut, dan juga pembangunan kita semakin terakselerasi,” ujarnya.

Di Jawa Tengah, kata Sandiaga, ada banyak desa wisata yang bisa dijadikan percontohan untuk kemandirian desa. Salah satunya, Desa Wisata Lerep, Kabupaten Semarang dan desa-desa di Magelang, tepatnya di sekitar Destinasi Superprioritas Borobudur.

“Semua desa wisata di sini sudah kami data dan meningkat secara signifikan. Desa wisata ini ternyata memiliki produk-produk ekonomi kreatif yang unggul, dan bisa menghasilkan satu percepatan kemandirian ekonomi, yang memang menjadi program OJK,” ujar Sandi. (hms)

Ganjar Pranowo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.