Signal, Layanan STNK Online
PERISTIWA TEKNOLOGI

Signal, Layanan STNK Online

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri pada Agustus 2021 ini mulai mengenalkan aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal) kepada masyarakat. Layanan ini khusus bagi kepemilikan kendaraan bermotor pribadi dan bukan atas nama badan hukum.

Melalui aplikasi Signal tersebut proses pengesahan surat tanda nomor kendaraan (STNK) tahunan dan pembayaran pajak kendaraan bermotor serta sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) dapat dilakukan dengan mudah, di mana saja, dan bisa kapan saja.

Aplikasi ini merupakan “One Stop Digital Service” tanpa harus hadir ke kantor Samsat atau unit layanan Samsat, lainnya seperti Samsat Keliling, Gerai Samsat di sejumlah mal/perkantoran maupun Drive. Pola seperti ini juga selaras dengan dukungan Polri dalam menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19.

“Aplikasi Signal dibangun sebagai pengganti aplikasi Samsat Online Nasional (Samolnas) yang saat ini sudah dinonaktifkan,” ujar Direktur Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri Brigjen Yusuf.

Signal ini memanfaatkan teknologi artificial intelligence pengenalan wajah (face recognition) pengguna aplikasi yang terhubung dengan pangkalan data Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Data tersebut akan dibandingkan dengan pangkalan data regident kendaraan bermotor atau electronic registration and identification (ERI) Korlantas Polri.

Untuk saat ini, sistem Signal sudah terhubung dengan 15 pangkalan data pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi sehingga pengguna dapat langsung mengetahui surat ketetapan kewajiban pembayaran (SKKP) pajak yang harus dibayarkan kepada pemerintah.

Provinsi yang sudah tersambung Signal, antara lain, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Barat.

Lantas bagaimana cara menggunakan aplikasi Signal ini? Cukup melalui gadget telepon seluler dalam genggaman Anda. Pertama-tama, Anda bisa mengunduh aplikasi Signal di Google Play Store untuk platform gadget android dengan nama Samsat Digital Nasional. Bisa juga Anda langsung mengunduh melalui tautan https://play.google.com/store/apps/details?id=app.signal.id/. Adapun untuk platform iOS/Apple masih dalam tahap pengembangan.

Setelah mengaktifkan Signal. Ada beberapa tahapan verifikasi yang harus diikuti, di antaranya wajah disertai NIK KTP elektronik, verifikasi e-mail, verifikasi nomor telepon seluler. Tahapan selanjutnya menambah daftar kendaraan yang memiliki kewajiban membayar tiap tahunnya. Selanjutnya, setelah data yang diinput sesuai, maka Anda bisa melakukan pengesahan STNK tahunan.

Dalam melayani transaksi pembayaran pajak kendaraan bermotor tersebut, korlantas dan Bapenda bekerja sama dengan mitra dari Himpunan bank milik negara (Himbara) yakni Mandiri, BNI, BRI, dan BTN serta 10 bank pembangunan daerah.

Selain itu, masyarakat bisa memanfaatkan jasa antar bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor melalui PT Pos Indonesia yang sudah disediakan dalam aplikasi Signal. Sedangkan, tanda bukti pengesahan STNK atau e-Pengesahan sudah disediakan secara digital dan telah diotorisasi oleh Balai Sertifikasi Elektronik Badan Siber dan Sandi Negara (BSrE BSSN).

Dengan demikian, sistem pada aplikasi Signal secara otomatis akan menerbitkan dokumen digital yang valid dan sah berupa e-TBPKP (bukti lunas pajak dari Bapenda), e-KD (polis asuransi dari Jasa Raharja) dan e-Pengesahan (tanda digital pengesahan STNK dari Polri). (indonsia.go.id)