Sinergi Kembangkan Tepung Labu Kuning
KOMUNITAS PERISTIWA

Sinergi Kembangkan Tepung Labu Kuning

Labu kuning merupakan salah satu jenis buah yang kerap dinikmati sebagai campuran kolak, kue, sup, dan puding. Buah ini juga sering diolah dengan cara dikukus, ditumis, dipanggang atau dibakar.

Perkembangan produk pangan dan teknologi mendorong Universitas Bhayangkara Surabaya (Ubhara) mengolahnya menjadi Tepung Labu Kuning.

Labu Kuning dipilih karena memilki banyak manfaat terlebih di bidang kesehatan seperti mencegah kanker dan memelihara kesehatan jantung.

Guna memperkuat kelembagaan untuk mendukung usaha Program Pengembangan Usaha Produk Inovasi Kampus (PPUPIK) Tepung Labu Kuning, yang digagas oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhayangkara Surabaya (LPPM Ubhara Surabaya), dibutuhkan kerja sama dengan beberapa pihak.

Maka, Ubhara Surabaya menggandeng dua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yakni Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) dan Universitas Wijaya Putra Surabaya (UWP).

Hal ini dikukuhkan dalam penanda tanganan Nota Kesepahaman di Ruang Kendedes, Grand Darmo Hotel Surabaya beberapa waktu lalu. Tim ini terdiri dari Dr Haryono dari Ubhara, I Epriliati PhD dari UKWMS dan M Muchid MT dari UWP.

Hadir langsung menanda tangani nota kesepahaman yakni, Brigjen Pol (Purn) Drs Edy Prawoto SH MHum selaku Rektor Ubhara Surabaya, Aning Ayucitra ST MSc PhD Wakil Rektor IUKWMS, dan Dr Budi Endarto H MHum Rektor UWP Surabaya.

Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Kegiatan oleh Ubhara, UKWM, dan UWPSetelah tanda tangan nota kesepahaman, dilanjutkan dengan penanda tanganan Perjanjian Pelaksanaan Kegiatan oleh pihak LPPM dari tiga kampus tersebut. Yakni Drs Heru Irianto MSi Ketua LPPM Ubhara Surabaya, Dr Lanny Hartanti SSi MSi selaku Wakil Rektor III UKWMS dan Suprayoga SE Msi Kepala Humas UWP.

“Menjadi sebuah kehormatan bagi UKWMS bisa berkolaborasi dalam program ini. Kolaborasi Bersama Perguruan Tinggi lain yang menghasilkan manfaat untuk ekonomi masyarakat. Kami sangat terbuka untuk kolaborasi projek selanjutnya,” ucap Lanny saat menyampaikan sambutan.

Selain penanda tanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Pelaksanaan Kegiatan, pada acara ini pula diresmikanmerek Ubhara Pumpkin Food. Bahkan dilakukan pula simulasi penjualan tepung labu kuning ini. Peserta yang datang diperkenankan mengambil foto maupun video untuk mempromosikan produk Tepung Labu Kuning. (ist)