Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Sistem Pemantauan Kanker Payudara

Sistem Pemantauan Kanker Payudara

KESEHATAN redaksi20/05/2024 - 15:00 WIB

Universitas Airlangga (UNAIR) kembali meraih prestasi membanggakan. Kali ini UNAIR berhasil meraih medali emas pada lomba essay subtema kesehatan. Kompetisi ini bertajuk National Education Competition 2024.

Kompetisi diselenggarakan oleh EDUHUB dan bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Pelaksanaan semifinal dan final berlangsung pada Minggu – Senin (12-13/05).

Mahasiswa tersebut terdiri dari lima orang yang terdiri dari Andini Ariani Carolina (Fakultas Perikanan dan Kelautan), Aufar Mahran Alleani (Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin), Firman Maulana Barokah (Fakultas Perikanan dan Kelautan), Lourencia Yoan Angelica (Fakultas Farmasi), dan M Rofiqi Azmi (Fakultas Farmasi).

Pada kompetisi itu, Lourencia mengatakan ia dan timnya mengangkat isu kanker payudara. “Kami lihat angka kejadian kanker payudara yang masih cukup tinggi di Indonesia,” katanya. Keprihatinan terhadap angka kejadian kanker payudara membuat mereka menggagas sebuah inovasi.

Inovasi tersebut berjudul Smart Bra Berbasis Microwave dan Sensor Tekstil Terpolarisasi sebagai Sistem Pemantauan Kanker Payudara Sejak Dini. Dengan inovasi itu, Lourencia dan tim berharap kanker payudara dapat terdeteksi dengan cepat.

“Angka kejadian yang cukup tinggi tapi masih minimnya deteksi kanker payudara sedini mungkin. Sehingga para penderita kanker payudara baru mengetahuinya setelah memasuki stadium lanjut,” terangnya.

Uniknya Smart Bra ini terdapat sensor dan terintegrasi dengan pakaian. Hal itu akan memudahkan para pengguna. Inovasi itu menjadi angin segar bagi masyarakat. Bagaimana tidak, inovasi ini dapat memaksimalkan deteksi kanker payudara sejak dini. Sehingga nantinya penanganan dapat segera dilakukan.

“Inovasi ini menjadi terobosan baru, yang dapat memaksimalkan pendeteksian kanker payudara sejak dini. Sehingga kasus kanker payudara dapat berkurang dan tindakan lanjutan bagi penderita dapat segera terlaksana,” jelasnya.

Tak lupa, Lourencia dan tim juga mengungkapkan tips dalam menyusun essay agar menarik. Menurut mereka hal yang paling penting adalah ide yang ada dapat bermanfaat kepada masyarakat.

“Menyusun ide suatu permasalahan dengan menarik dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain itu essay harus memiliki kesan futuristik,” papar Lourencia.

Biasanya mahasiswa akan kesulitan dalam menentukan topik essay. Namun tim ini ternyata memiliki tips khusus untuk mengatasinya. “Lakukan riset awal untuk mencari inspirasi dan mempersempit pilihan topik. Buatlah daftar pertanyaan untuk membantu fokus serta merumuskan gagasan utara,” ujar Lourencia.

Pada kejuaraan yang sama UNAIR meraih penghargaan sebagai juara umum. 13 tim kontingen dari UNAIR berhasil menunjukkan performanya dengan baik. Tak heran jika UNAIR memborong total 17 penghargaan pada kejuaraan ini.

Tercatat UNAIR meraih dua medali emas, enam medali perak, dan empat medali perunggu. Tak hanya itu saja UNAIR juga meraih penghargaan lain seperti juara 2 essay nasional, best paper essay subtema kesehatan, best poster essay subtema industri kreatif, best poster essay subtema kesehatan, dan juara harapan 2 business plan.(ita)

Kanker Payudara
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.