Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Surabaya jadi Acuan Luar Daerah

Surabaya jadi Acuan Luar Daerah

KOMUNITAS redaksi02/05/2018 - 15:00 WIB

Program pemberdayaan industri ekonomi kreatif di Kota Surabaya dirasa berhasil dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Surabaya. Khususnya melalui program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda.

Hal ini kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat di luar daerah. Seperti yang dilakukan oleh mama-mama dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya Papua dan para pemuda dari Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Secara langsung mereka berkunjung ke Kota Surabaya untuk belajar dan mendalami bagaimana industri kreatif bisa berkembang di Kota Pahlawan ini.

Selama empat hari mereka berkunjung ke beberapa titik industri kreatif yang ada di Surabaya. Dengan di pandu Bagian Humas Pemkot Surabaya. Seperti salah satunya berkunjung pada acara Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda yang bertempat di KAZA, dan rumah kreatif Wiwit Collection yang berada di Kebraon Surabaya.

Diakhir kunjungannya tersebut, rombongan yang berkisar 20 orang ini, kemudian dijamu makan bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinas. Sembari makan bersama, Risma juga memberikan beberapa arahan dan pesan kepada mereka, agar ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama beberapa hari di Surabaya bisa di terapkan di daerah asal masing-masing.

“Bapak Ibu sekalian sudah luar biasa berkorban datang ke Surabaya. Namun, kalau ilmu dan pengalaman yang didapat tidak diterapkan, sangat eman sekali,” kata Wali Kota Risma, saat memberikan arahan kepada para rombongan di rumah dinas, Minggu, (29/04) sore.

Menurutnya, banyak masyarakat dari daerah yang pernah belajar ataupun study banding di Kota Surabaya. Namun, ketika mereka kembali, pengalaman dan ilmu yang telah didapat tidak diterapkan di daerah asalnya.

Hal tersebut sungguh sangat disayangkan. Karena menurut Risma, bahwa apapun bukan menjadi alasan untuk seseorang bisa sukses.

“Ke sini (Surabaya) gunanya untuk melakukan perubahan. Kalau kita mau menjadi lebih baik, maka kita harus memulainya. Karena, apapun bukan menjadi alasan untuk seseorang bisa sukses,” ujar wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Kepala Dinas dan Koperasi dan UKM Kabupaten Flores Timur Frederik S Bili menyampaikan di Kota Surabaya banyak hal positif yang mendorong anak muda untuk berwirausaha. Salah satunya yakni melalui program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda.

“Industri kerajinan disini sudah bagus, bahkan kuliner juga bagus. Beberapa pengalaman kami sudah dapatkan disini, pastinya kami akan coba terapkan di daerah kami,” kata dia.

Bahkan, menurut dia, kedepan pihaknya juga akan kembali melakukan kunjungan ke Kota Surabaya. Tidak hanya itu, dirinya juga berharap dikesempatan yang akan datang pihaknya ingin mendatangkan beberapa industri ekonomi kreatif yang ada di Surabaya untuk memberikan pelatihan di Flores Timur.

“Kalau memungkinkan kami ingin undang beberapa industri ekonomi kreatif di Surabaya untuk menjadi narasumber atau memberikan pelatihan di Flores Timur,” jelasnya.

Sementara itu, Pendamping (Fasilitator) dari Mama-mama Papua Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Bidang Perekonomian Rosmala Dewi menambahkan dalam rangka membina ibu-ibu yang ada di Wamena Papua, pihaknya sengaja datang untuk belajar dan mendalami bagaimana industri ekonomi kreatif di Surabaya bisa berkembang.

Disamping itu, dirinya bersama rombongan yang berkisar 10 orang tersebut, ingin mengetahui secara langsung apa itu program Pahlawan Ekonomi yang ada di Surabaya.

“Kami juga perlu membina ibu-ibu di Wamena (Papua) untuk belajar lebih banyak lagi tentang bagaimana berwirausaha. Kalau disini (Surabaya) kan ada program Pahlawan Ekonomi. Kami juga mau adopsi disana dengan nama Pejuang Ekonomi Papua,” pungkasnya. (ita)

sarapan pagi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.