Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Syam, Dari Cilok Hingga Sarjana

Syam, Dari Cilok Hingga Sarjana

PROFIL redaksi13/10/2018 - 14:00 WIB

Perjuangan Nur Syamsiyah selama empat tahun kuliah di Universitas Airlangga membuahkan hasil yang membanggakan. Putri penjual cilok yang tinggal di Surabaya itu lulus dengan predikat wisudawan terbaik.

Nur Syamsiyah yang akrab dipanggil Syam ini bersama kedua orangtuanya diundang secara khusus oleh Rektor Universitas Airlangga Prof Moh Nasih ke ruang rektor pada Selasa (9/10).

Syam adalah putri pertama dari empat bersaudara pasangan Sutrisno dan Erna, tinggal di Pagesangan, Surabaya. Ketiga adiknya saat ini sedang duduk di bangku SMK, SMP, dan SD. Selama 20 tahun, Sutrisno membiayai pendidikan anak-anaknya dengan bekerja sebagai penjual cilok.

Atas prestasi dan capaian yang diraih saat kuliah S1 Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNAIR, Syam menjadi wisudawan terbaik S1 FISIP UNAIR periode September 2018.

Dalam pertemuan itu, rektor menawarkan kepada Syam untuk kuliah S2 di UNAIR tanpa tes dan gratis SPP tiap semester.

Dekan FISIP UNAIR Dr Falih Suaedi Drs MSi yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, Syam adalah mahasiswa terbaik karena memiliki IPK nyaris sempurna 3,90. Syam adalah mahasiswa Bidikmisi, dengan capaian kredit prestasi yang tinggi, juga banyak pergi ke luar negeri.

“Pak rektor secara spontan menawarkan Syam bisa S2 dengan SPP gratis dan bebas tes. Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi mahasiswa Bidikmisi lainnya,” papar Dr Falih Suaedi..

Ibunda Syam, Erna, mengaku ada rasa syukur, bangga yang tidak bisa diungkapkan karena bisa diundang rektor. Syam menurutnya punya semangat, walau dari keluarga tidak mampu. Orangtua hanya bisa mendukung asal Syam bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan.

“Saya menekankan, walau kamu dari orang tidak mampu, kamu harus tunjukkan bahwa kamu bisa. Itu yang saya sampaikan kepada anak-anak saya. Dan, selama menuntut ilmu jangan lupa berdoa, sebagai kewajiban dari hamba Allah,” papar Erna.

“Saya memiliki mimpi bisa S2 di Swedia. Ada universitas impian saya, Lund University yang saya ingin ambil, studi tentang pembangunan. Saya juga membuka peluang-peluang yang mungkin bisa saya ambil. Tawaran pak rektor untuk studi di S2 adalah kehormatan luar biasa bagi saya. Insha Allah akan saya pertimbangkan,” kata Syam usai pertemuan.

Syam bertutur selama kuliah di UNAIR mendapatkan banyak hal, ilmu yang bermanfaat serta kesempatan dikelilingi orang hebat bapak ibu dosen dan teman-temannya.

Dari semester 1 dia sudah mengatur timeline perkuliahan. Semester 1-2 digunakan untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus. Aktif di organisasi Mapanza, AUBMO (Organisasi Bidikmisi UNAIR), selanjutnya berusaha aktif di luar kampus.

Tahun 2015 dia menjadi koordinator VEDHA (Viva Education of Drugs and HIV-AIDS) Jawa Timur. “Semester akhir saya giat mengikuti beberapa lomba, karena bisa menyalurkan ide dan gagasan melalui lomba tersebut,” kenang Mahasiswa Inspiratif FISIP UNAIR 2017 ini.

Paling banyak lomba debat, sampai ketagihan. Di lomba debat itu Syam belajar banyak cara mengungkapkan pendapat dan argumen. Saat debat dan dilihat banyak orang dan dewan juri, harus bisa bicara santun, menarik, dan memberikan solusi untuk permasalahan yang sedang diperdebatkan. “Itu membuat saya ketagihan. Bagaimana saya bisa meyakinkan orang lain bahwa solusi yang saya tawarkan adalah solusi terbaik,” jelas Syam. (ita)

Nur Syamsiyah Unair Wisudawan Terbaik
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR

27/06/2026 - 18:36 WIB

Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih

26/06/2026 - 17:33 WIB

Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa

26/06/2026 - 17:24 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.