Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Tidak Ingin Bergantung Energi Fosil

Tidak Ingin Bergantung Energi Fosil

PEMERINTAHAN redaksi26/02/2019 - 12:30 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pemerintah tidak ingin Indonesia bergantung pada energi fosil seperti batubara.

“Kita juga telah memulai tahun yang lalu yang namanya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu, Pembangkit Listrik Tenaga Angin sudah kita mulai di Sidrap Sulawesi Selatan, di Jeneponto Sulawesi, sudah dimulai,” ujar Presiden saat acara Peresmian PLTU Cilacap Ekspansi 1 x 660 MW, di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2).

Jikalau mau ke Sidrap, Jeneponto, sambung Presiden, itu sudah kayak di Belanda, ada kincir besar-besar, berputar-putar di atas bukit itu dan besar sekali.

“Dan, ini akan kita lanjutkan di tempat-tempat yang lain yang anginnya besar, yang anginnya besar,” tambah Presiden ke-7 Republik Indonesia.

Pemerintah, lanjut Presiden, juga ingin mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air karena Indonesia memiliki sungai yang sangat banyak sekali, banyak sekali.

“Oleh sebab itu, ini perlu kita manfaatkan ke depannya agar kita tidak ketergantungan kepada batubara, enggak apa-apa batubara juga masih pakai, tapi kita harus mulai melihat visi ke depan 100 tahun, visi ke depan 50 tahun yang akan datang,” jelasnya.

Nantinya, lanjut Presiden, negara-negara lain juga bingung, meski tidak punya bahan baku untuk Pembangkit Listrik Batubara atau minyak, Indonesia masih memiliki angin yang enggak akan habis. “Kita masih memiliki air, sungai yang juga tidak akan habis,” terangnya.

Inilah visi ke depan, menurut Presiden, untuk tidak ingin ketergantungan terus pada energi fosil.

“Saya sangat menghargai Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang ada di Cilacap ini, besar ini, 660 megawatt. Ini sebuah jumlah yang sangat besar sekali, sehingga menambah supply listrik kita, terutama yang ada di Jawa, baik itu untuk industri maupun untuk kekurangan yang ada di rumah tangga,” papar Presiden.

Oleh sebab itu, tambah Presiden, masih ada sisa 1.000 megawatt yang juga akan diselesaikan nanti akhir tahun ini. “Tadi bisik-bisik Pak Dirut ke saya, ‘Pak ini kelihatannya bisa maju 1 tahun’, harusnya 2020, tahun 2020, tapi akhir tahun ini insyaallah juga yang 1.000 juga akan bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Jokowi juga menyampaikan bahwa listrik bukan hanya untuk kepentingan ekonomi atau industri saja namun juga di desa-desa terpencil sangat berguna untuk penerangan bagi para pelajar yang belajar di malam hari.

“Industri rumah tangga yang ada di desa-desa juga bisa bekerja di malam hari yang biasanya tidak bisa bekerja. Inilah pentingnya listrik,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa listrik kalau di Jawa mungkin sudah tidak begitu masalah, tetapi kalau di Indonesia di bagian timur, pulau-pulau terpencil, desa-desa terpencil, empat tahun lalu masih banyak yang belum ada listriknya.

“Kalau kita mungkin tahun berapa? ’70-an masih pakai lampu, lampu templok, teplok nggih, lampu sentir atau lampu teplok masih seperti itu, terutama di Indonesia bagian timur,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan bahwa sebagaimana target dari Kementerian ESDM akhir tahun 2019 ini 99,9 persen listrik harus sudah masuk ke semua desa dan rumah tangga yang ada di seluruh Tanah Air.

“Sehingga, tadi disampaikan oleh Pak Menteri ESDM sekarang ini sudah 98,2; 98,2 listrik di Indonesia ini sudah masuk ke rumah-rumah yang di desa-desa terpencil, tinggal kecil sekali, tinggal 1,8 yang belum,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. (sak)

Energi Fosil Jokowi PLTU Cilacap
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.