Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya sudah melakukan uji coba pembukaan arus lalu lintas di Jembatan Ujung Galuh, mulai Selasa (27/3) lalu, giliran dilakukan pengecekan kualitas beban.
Pengecekan kualitas beban Jembatan Ujung Galuh dilakukan Selasa (24/4) lalu. Selama pelaksanaan ini, jembatan baru itu ditutup sementara, mulai pukul 07.30-18.00 Wib.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengawasan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Ridho Nur Wahab mengatakan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan bekerjasama dengan tim ITS melakukan pengecekan kualitas beban Jembatan Ujung Galuh.
Tujuannya, supaya bisa diketahui kualitas beban jembatan itu ketika nanti benar-benar diresmikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. “Kami juga tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari setelah benar-benar diresmikan,” kata Ridho di kantor Humas Pemkot Surabaya.
Dalam pengecekan itu, kata dia, pihaknya mendatangkan 8 truk yang masing-masing isinya 25 ton. 8 truk itu diletakkan di atas Jembatan Ujung Galuh. “Jadi, beban di atas Jembatan Ujung Galuh itu sekitar 200 ton, kemudian ada alat pengukurannya, apakah ada penurunan dari jembatan itu atau tidak?” kata dia.
Menurut Ridho, proses pengecekan kualitas beban itu dimulai pukul 07.30 Wib dan selesai sekitar pukul 18.00 Wib. Selama pelaksanaan, Jembatan Ujung Galuh ditutup sementara bagi warga. “Begitu pengecekannya selesai maka jembatan dibuka kembali,” ujarnya. (ita)

