Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial melalui program distribusi 10.000 Paket Berkah Ramadan kepada masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur. Bantuan tersebut ditujukan bagi anak yatim, panti asuhan, serta keluarga pra-sejahtera sebagai bagian dari upaya berbagi keberkahan selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Universitas Airlangga, Surabaya, pada Kamis (12/3/2026). Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian civitas akademika UNAIR dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai solidaritas sosial di bulan Ramadan.
Rektor UNAIR, Muhammad Madyan, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Menurutnya, kegiatan berbagi ini menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima. Selain membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, paket bantuan tersebut juga diharapkan membawa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam menghasilkan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia unggul, tetapi juga harus hadir memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Madyan menambahkan bahwa kegiatan sosial ini sejalan dengan komitmen UNAIR dalam mendukung berbagai indikator Times Higher Education Impact Rankings. Salah satunya berkaitan dengan kontribusi perguruan tinggi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak di lingkungan kampus, termasuk para relawan, tenaga kependidikan, dan donatur yang turut berpartisipasi dalam proses pengemasan hingga distribusi paket bantuan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNAIR, Ardianto, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai proses pengemasan bantuan tahun ini berjalan lebih cepat berkat kerja sama dan semangat gotong royong dari seluruh civitas akademika.
Ketua Airlangga Institute for Learning and Growth, Eko Supeno, menjelaskan bahwa program distribusi Paket Berkah Ramadan telah berlangsung secara rutin selama sebelas tahun terakhir. Tahun ini, paket bantuan akan didistribusikan ke 18 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Selain disalurkan kepada panti asuhan dan masyarakat pra-sejahtera, bantuan tersebut juga diberikan kepada mahasiswa penerima beasiswa yang membutuhkan dukungan selama menjalani masa studi.
Proses pendistribusian paket direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu. Melalui kegiatan ini, UNAIR berharap dapat terus memperluas jangkauan bantuan di tahun-tahun mendatang sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan sosial di masyarakat. (tas)
