Vaksin Dosis Empat Bagi Nakes Jatim
KESEHATAN PERISTIWA

Vaksin Dosis Empat Bagi Nakes Jatim

Sesuai Surat Edaran Dirjen P2P Kemenkes, pemberian vaksin covid-19 dosis keempat atau booster ke-2 bagi nakes telah diberlakukan sejak 28 Juli 2022. Di Jawa Timur, vaksinasi booster kedua untuk para nakes ini juga akan segera dimulai.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis keempat bagi nakes. Dengan suplai vaksin yang aman di Jatim, maka ia memastikan bahwa vaksinasi dosis keempat bagi nakes siap untuk segera dilaksanakan.

Menurutnya, pemberian booster kedua menjadi hal yang penting dan harus didukung bersama. Sebab vaksinasi merupakan salah satu solusi yang sangat efektif dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

“Kami mendukung vaksinasi covid-19 dosis keempat. Sesuai kebijakan Kemenkes, tenaga kesehatan merupakan prioritas. Ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan tenaga kesehatan jika terjadi gelombang susulan penambahan kasus Covid-19,” ujar Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (30/07).

Lebih lanjut Khofifah juga berharap, adanya vaksinasi booster kedua bagi nakes tersebut nantinya akan disusul dengan pemberian vaksin pada sasaran selanjutnya hingga masyarakat umum.

“Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan dalam menekan jumlah kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kami sendiri yang akan terus memastikan vaksinasi berjalan lancar dan menyeluruh pada target sasaran yang telah ditentukan,” kata Khofifah.

Dia menyambut baik adanya vaksin booster ke 4 ini lantaran telah terbukti efektif di beberapa negara. Diantaranya Amerika, Inggris, Israel dan beberapa negara lainnya yang sebelumnya telah menerapkan vaksin dosis ke 4.

“Saya berharap nantinya semua upaya ini dapat meningkatkan perlindungan terhadap nakes. Ke depan, vaksin ini diharapkan dapat diperuntukkan bagi yang berisiko tinggi Covid-19 dan berpotensi bergejala berat,” ujar Khofifah.

Data Kementerian Kesehatan RI per tanggal 28 Juli 2022 mencatatkan capaian vaksinasi booster pertama di Jawa Timur tercatat berjumlah 7.068.000 Orang.

Oleh karena itu, Khofifah mengimbau kepada seluruh kepala daerah di Jawa Timur untuk memaksimalkan percepatan vaksinasi booster dosis pertama bagi masyarakat. Dirinya juga memastikan, jika ketersediaan vaksin di Jawa Timur aman atau dalam keadaan cukup.

“Saya mengimbau kepada seluruh kepala daerah agar segera melakukan percepatan jumlah vaksinasi booster bagi masyarakat. Seluruh puskesmas harus menyediakan, jika ada kendala atau kekurangan vaksin segera melaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat yang akan segera ditindak lanjuti pula oleh Dinas Kesehatan Provinsi,” pungkasnya. (ita)