Ventilator Bantuan dari USAID
KESEHATAN PERISTIWA

Ventilator Bantuan dari USAID

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mulai menyalurkan secara bertahap ventilator bantuan dari USAID ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19.

Seperti pada akhir pekan lalu sebanyak 26 Ventilator, diberikan kepada 11 RS. Masing masing 9 RS di wilayah Malang dengan total 23 Ventilator. Kemudian 2 RS di wilayah Blitar dengan total 3 Ventilator.

Gubernur Khofifah menuturkan, berbagai upaya dilakukan gugus tugas untuk meningkatkan angka kesembuhan Covid dan menurunkan angka kematian. Salah satunya dengan bantuan ventilator.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh rumah sakit rujukan. Rumah sakit rujukan telah memberikan kontribusi yang luar biasa,” ungkap Gubernur Khofifah.

Sampai dengan hari ini, kata Khofifah, dari seluruh Provinsi di Indonesia, tempat tidur untuk Ruang Isolasi Khusus (RIK) tertinggi adalah Jawa Timur, dengan total 6611 TT (tempat tidur). Sedangkan ICU yang dimiliki Jatim sebanyak 860 TT.

“Ini saya sampaikan bukan kemudian kita melonggarkan kewaspadaan, gak popo paling tempat tidur aja masih ada, jangan pernah ada rasa seperti itu,” pintanya.

Termasuk angka kesembuhan di Jatim, juga tertinggi se Pulau Jawa, yakni mencapai 80,1%. Khofifah menuturkan, hal ini tak lepas dari kerja keras yang ada di Rumah Sakit, mulai dari dokter, perawat, sanitarian, dan lainnya.

“Sampaikan kembali bahwa ini sebagai bagian dari nikmat, kita mensyukuri dari profesionalisme tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan, akhirnya kesembuhan sangat tinggi di Jawa Timur,” katanya.

Dalam itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan sebanyak 11.500 masker kepada Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), untuk dibagikan kembali.

“Hal yang sama kita lakukan promotif preventif, maka kita mengamanatkan masker ke Tagana, sahabat-sahabat saya terima kasih,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) M. Yasin menjelaskan, penyerahan bantuan ventilator telah dilakukan sebanyak 6 kali. Yakni di Madura, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Madiun dan Malang. “Dari 127 rumah sakit rujukan di Jatim, ada 102 yang masih membutuhkan bantuan ventilator,” imbuhnya. (sak)