Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Wamen Dikti Saintek Soroti Tantangan Mutu dan Akses Pendidikan Tinggi di Indonesia

Wamen Dikti Saintek Soroti Tantangan Mutu dan Akses Pendidikan Tinggi di Indonesia

PERISTIWA Tiara AS07/02/2026 - 12:38 WIB
Wamen Dikti Saintek Prof Fauzan mengungkap tantangan pendidikan tinggi, mulai dari rendahnya APK hingga tuntutan Generasi Z akan pendidikan yang adaptif.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Dr Fauzan MPd menyoroti masih besarnya tantangan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya pada aspek mutu, relevansi, dan akses. Ia menilai revitalisasi pendidikan tinggi menjadi langkah krusial agar perguruan tinggi mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Prof Fauzan di Surabaya, Jumat (6/2/2026). Ia menyebutkan bahwa hingga kini Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi secara nasional masih berada di kisaran 32 persen. Sementara di Jawa Timur, APK tercatat 31,8 persen, sedikit di bawah rata-rata nasional.

“Ini menunjukkan bahwa akses pendidikan tinggi masih menjadi pekerjaan besar yang harus kita selesaikan bersama,” katanya.

Menurut Prof Fauzan, upaya peningkatan APK selama ini banyak bertumpu pada berbagai skema beasiswa, seperti KIP Kuliah, beasiswa pemerintah pusat dan daerah, hingga dukungan filantropi. Namun, ia menilai pendekatan tersebut perlu lebih diarahkan untuk mendorong kelompok masyarakat yang belum memiliki akses maupun minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Selain persoalan akses, perguruan tinggi juga dituntut lebih adaptif terhadap karakter dan kebutuhan Generasi Z. Generasi ini, menurutnya, mengharapkan pendidikan yang aplikatif, memiliki keterhubungan dengan dunia industri, memberikan kepastian kerja, serta fleksibel dan berkelanjutan.

“Perguruan tinggi harus mampu menawarkan keahlian spesifik dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, revitalisasi pendidikan tinggi harus diarahkan pada penguatan pengelolaan tridarma perguruan tinggi agar menghasilkan keunggulan dan kebaruan. Dengan demikian, perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat akademik, tetapi juga penggerak kesejahteraan masyarakat.

“Keunggulan, nilai manfaat, dan budaya kerja yang sehat menjadi kunci agar pendidikan tinggi Indonesia tetap relevan dan berdaya saing di masa depan,” pungkas Prof Fauzan. (tas)

APK perguruan tinggi Generasi Z pendidikan tinggi Indonesia revitalisasi pendidikan Wamen Dikti Saintek
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.