Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Wisata Edukasi Kian Diminati, Kebun Raya Mangrove Surabaya Tarik 86 Ribu Pengunjung dan Dongkrak UMKM

Wisata Edukasi Kian Diminati, Kebun Raya Mangrove Surabaya Tarik 86 Ribu Pengunjung dan Dongkrak UMKM

PERISTIWA Tiara AS24/12/2025 - 09:02 WIB
Kebun Raya Mangrove Surabaya menjadi destinasi favorit wisata edukasi 2025 dengan 86 ribu pengunjung dan omzet UMKM tembus Rp605 juta.

Minat masyarakat terhadap wisata berbasis edukasi dan lingkungan terus meningkat. Salah satu destinasi yang merasakan dampaknya adalah Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya, yang sepanjang 2025 mencatat 86.021 pengunjung.

Kawasan mangrove yang tersebar di Gunung Anyar, Medokan Sawah, dan Wonorejo ini tak hanya menjadi ruang rekreasi alam, tetapi juga sarana belajar mengenai pentingnya ekosistem pesisir.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menyebut Kebun Raya Mangrove dirancang sebagai kawasan konservasi yang ramah pengunjung, tanpa meninggalkan fungsi utama pelestarian lingkungan.

“Pengembangan fasilitas dilakukan secara bertahap dan proporsional. Tujuannya agar pengunjung mendapatkan pengalaman edukatif sekaligus rekreatif, tanpa merusak ekosistem mangrove,” jelasnya.

Berdasarkan data UPT KRM, kawasan Gunung Anyar menjadi magnet utama dengan kunjungan mencapai 72.804 orang, terutama pada periode libur dan musim kemarau. Beragam fasilitas seperti perahu wisata, sepeda listrik, ATV, jogging track, hingga spot foto tematik menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga dan pelajar.

Sementara itu, KRM Wonorejo tetap difokuskan sebagai kebun raya dengan fungsi edukasi dan konservasi yang kuat. Fasilitas di kawasan ini disesuaikan dengan daya dukung lingkungan, seperti jalur jogging, kolam terapi ikan, dan wahana edukasi mangrove.

Tak hanya memberi manfaat ekologis, Kebun Raya Mangrove Surabaya juga berkontribusi nyata terhadap ekonomi warga sekitar. Sebanyak 20 pelaku UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman mencatat total omzet Rp605,26 juta hingga November 2025.

“Pelibatan UMKM lokal merupakan bagian dari strategi pengelolaan berkelanjutan, agar manfaat kawasan ini dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Antiek.

Ia juga menegaskan pentingnya pemahaman publik bahwa Kebun Raya Mangrove Wonorejo berbeda dengan kawasan wisata mangrove komersial lainnya.

“Kebun Raya Mangrove Wonorejo memiliki mandat ilmiah dan konservasi yang kuat, sehingga seluruh aktivitas di dalamnya harus sesuai standar kebun raya,” tegasnya.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan terus mengembangkan Kebun Raya Mangrove secara berimbang, dengan tetap menjaga harmoni antara konservasi lingkungan, edukasi publik, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (tas)

ekowisata Surabaya Kebun Raya Mangrove UMKM mangrove Surabaya wisata edukasi keluarga wisata mangrove Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.