Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Wisata Kampung Sejarah di Peneleh

Wisata Kampung Sejarah di Peneleh

JALAN-JALAN redaksi10/07/2023 - 14:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Bank Indonesia (BI) Jawa Timur dan Komunitas Begandring Soerabaia sukses menggelar Festival Peneleh 2023. Kegiatan yang dikemas sebagai Festival Pesta Rakyat ini, merupakan rangkaian dari gelaran Java Coffee Culture 2023.

Dalam gelaran Festival Peneleh 2023, terdapat berbagai rangkaian acara menarik. Seperti pasar rakyat, layar tancap, dan Peneleh Heritage Track. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan nilai sejarah, serta menjadi ajang promosi Kampung Wisata Sejarah Peneleh sebagai destinasi wisata batu di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hadir bersama istri, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Jatim Doddy Zulverdi beserta istri, dan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono beserta jajarannya turut menikmati suasana pasar rakyat. Mereka takjub dengan beragam penampilan menarik yang disuguhkan oleh warga di kawasan Kampung Wisata Sejarah Peneleh.

Oleh sebab itu, Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia, Komunitas Begandring Soerabaia, serta seluruh masyarakat yang terus bergotong-royong dalam upaya mengenalkan pengembangan Kampung Wisata Sejarah di Kota Pahlawan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah mengadakan Festival Peneleh 2023 dengan Java Coffee Clusternya. Saya juga berterima kasih dengan Komunitas Begandring Soerabaia yang terus bersinergi dengan Pemkot Surabaya,” kata Eri, Sabtu (08/07).

Eri mengaku bahwa Festival Peneleh telah direncanakan sejak tahun 2018 bersama Komunitas Begandring Soerabaia. Bahkan, saat itu, Wali Kota Eri masih menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

“Alhamdulillah setelah saya menjadi Walikota, gelaran ini bisa berjalan. Karena Peneleh, Pandean, Plampitan, hingga Lawang Seketeng memiliki sejarah yang besar. Karenanya kita kembangkan wisata heritage ini,” ungkapnya.

Meski begitu, penetapan Peneleh menjadi Kampung Wisata Sejarah, tentunya bukan tanpa alasan. Sebab, Eri menuturkan bahwa banyak kalangan menyebut Peneleh sebagai situs kebangsaan. Salah satunya, terdapat rumah HOS Tjokroaminoto yang menjadi tempat tinggal Bung Karno saat remaja.

“Karena itulah puncak ilmu kebangsaan dan politik itu ada di Surabaya dari pemikiran HOS Tjokroaminoto. Kita sebagai penerus bangsa ini, anak-anak muda harus memiliki semangat dan spirit seperti Bung Karno dan HOS Tjokroaminoto,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya bersama Bank Indonesia dan Komunitas Begandring Soerabaia turut menggeliatkan perekonomian di kawasan Peneleh dengan menghadirkan UMKM.

“Inilah yang membangkitkan ekonomi dan UMKM kita. Tetapi yang terpenting adalah ini bisa menjadi tonggak sejarah, maka anak SD-SMP di Kota Surabaya kita wajibkan ke Kampung Wisata Sejarah Peneleh. Sehingga mengerti kalau Bung Karno lahir disini dan gurunya HOS Tjokroaminoto,” terangnya.

Eri tengah mempersiapkan pengembangan kampung-kampung lainnya di Surabaya untuk menjadi kawasan Kampung Wisata Sejarah. Seperti Kampung Arab dan Kampung Pecinan Surabaya.

“Kita akan menata terus dengan komunitas yang ada di Kota Surabaya. Juga ada kampung lainnya, seperti kampung Arab yang InsyaAllah tahun ini juga akan selesai untuk di kawasan Kiai Haji Mas Mansyur, juga Kampung Pecinan,” jelasnya.

Ke depanya, pada pengembangan Kampung Wisata Sejarah, Pemkot Surabaya membuka diri untuk bersinergi bersama komunitas maupun stakeholder yang ada di Kota Pahlawan. “Sebab pemkot tidak bisa berjalan sendiri, karena itulah pemkot terbuka. Karena saya yakin Surabaya akan menjadi Kota Pahlawan yang bukan hanya slogan saja, tetapi jiwanya juga memiliki jiwa kepahlawanan,” tegasnya.

Ketua Komunitas Begandring Soerabaia, Nanang Purwono mengatakan, kawasan Peneleh sangat berarti bagi seluruh warga Surabaya. Sebab, Peneleh merupakan bagian penting dari Kota Surabaya dan Bangsa Indonesia.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri, karenanya kami menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri dan Pemkot Surabaya serta Bank Indonesia yang telah memfasilitasi Festival Peneleh 2023,” kata Nanang.

Nanang menjelaskan bahwa kawasan Peneleh merupakan dapur nasionalisme Bangsa Indonesia dalam menciptakan tokoh-tokoh perintis kemerdekaan. Karenanya, sebagai generasi penerus, Nanang berharap seluruh elemen masyarakat tidak melupakan sejarah.

“Dengan festival ini, kita mengerti apa yang kita miliki. Maka potensi sejarah, budaya, dan pergerakan UMKM harus kita teruskan sebagai bagian dalam meneruskan masa depan,” pungkasnya. (ita)

Festival Peneleh 2023 Pemkot Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.