Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Xiaomi Resmi Diproduksi di Batam

Xiaomi Resmi Diproduksi di Batam

TEKNOLOGI redaksi09/12/2017 - 11:00 WIB

Xiaomi memulai perakitan ponsel pintar 4G mereka di Indonesia untuk mengikuti regulasi pemerintah, dengan Redmi 4A sebagai model pertama yang diproduksi.

Secara bertahap, produsen ponsel pintar asal Cina ini ingin mengembangkan kapasitas produksi mereka hingga setidaknya 300-400 ribu unit per bulan untuk semua model di semester pertama.

Regulasi dari pemerintah mengharuskan ponsel-ponsel pintar 4G yang dijual di Indonesia harus pula dirakit di negeri ini. Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal ditingkatkan secara bertahap dari 20 persen untuk produk yang diluncurkan di 2016, menjadi 30 persen bagi seluruh produk keluaran 2017.

Produk Xiaomi pertama buatan Indonesia, Redmi 4A, masih memiliki TKDN minimal 20 persen karena sebenarnya sudah diluncurkan di akhir 2016 lalu.

Senior Vice President Xiaomi, Wang Xiang, dalam seremoni bertajuk “Kami Buatan Indonesia” di Jakarta, mengatakan bahwa lokalisasi produksi ponsel pintar 4G Xiaomi di Tanah Air dilakukan melalui kerjasama dengan tiga partner domestik. Tiga rekan Xiaomi tersebut ialah PT Sat Nusapersada, PT Erajaya Swasembada, serta PT Tata Sarana Mandiri.

Model pertama yang dirakit di pabrik PT Sat Nusapersada di Pulau Batam, Redmi 4A, saat ini masih dalam proses produksi serta distribusi, dan baru tersedia di pasar pada akhir Februari. “Harganya adalah Rp 1.499.000,” kata Xiang dalam konferensi pers.

Chief Executive Officer (CEO) PT Erajaya Swasembada, Hasan Aula menjelaskan, Erajaya memiliki peran mengimpor komponen-komponen yang masih harus didatangkan dari luar negeri. Erajaya juga bertugas mendistribusikan dan memasarkan ponsel-ponsel pintar Xiaomi ke jaringan penjualan Eraphone milik mereka di seluruh Indonesia.

“PT Tata Sarana Mandiri (membantu) dari segi software. PT Satnusa yang bikin hardware dan merakit di Batam,” ucap Hasan, saat ditemui seusai acara.

Direktur Penjualan PT Erajaya Swasembada, Djohan Sutanto menerangkan, untuk saat ini kapasitas produksi yang sudah siap untuk Xiaomi mencapai lebih dari 100 ribu unit dengan menggunakan tiga line produksi. Kapasitas tersebut nantinya tak hanya digunakan untuk Redmi 4A saja, tapi juga model-model ponsel pintar Xiaomi lainnya.

“Kami ingin mengejar (penambahan) kapasitas produksi dulu. Kami ingin kapasitas produksinya menjadi sekitar 300-400 ribu di akhir Maret atau April nanti,” kata Djohan. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.