Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»ZEPHYRUS, Minimalisir Dampak Banjir

ZEPHYRUS, Minimalisir Dampak Banjir

TEKNOLOGI redaksi17/08/2017 - 15:00 WIB

Bandung Selatan merupakan salah satu daerah yang setiap tahun tertimpa bencan banjir. Hal ini karena wilayah Bandung berbentuk cekungan, sehingga daerah Bandung Selatan kerap mengalami banjir. Usaha untuk mengantisipasi banjir masih jauh dari optimal.

Hal ini mendorong sekelompok mahasiswa Insititut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan sebuah sistem pengantar pesan cuaca dan ketinggian air sungai melalui aplikasi Android dan SMS satelit. Mereka menamakannya dengan ZEPHYRUS..

Para mahasiswa ini adalah Ahmad Wirantoaji Nugroho (Meteorologi 2015), Andryansah Bagas Warno Putra (Teknik Geologi 2015), Aufa Zalfarani Saprudin (Meteorologi 2014), Harry Alvin Waidan Kefas (Teknik Informatika 2014), dan Novianti Rossalina (Desain Produk 2015). Aplikasi merupakan salah satu aplikasi mahasiswa ITB yang lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Karsa Cipta yang didanai Kemenristek Dikti.

Menurut Aji, ZEPHYRUS adalah sebuah sistem yang terdiri atas Automatic Water Level Recorder-Weather Station (AWLR-WS). Sistem ini mampu alat pendeteksi parameter cuaca dan ketinggian air sungai, SMS satelit dan aplikasi Android.

“Setelah sensor pada alat AWLR-WS ini menerima data cuaca dan ketinggian air, data akan dikirim ke server yang akan menyebarluaskan informasi tersebut melalui aplikasi Android dan SMS satelit,” terang Aji.

Aji mengaku, salah satu alasan mereka menggunakan android sebagai sarana penyebaran informasi, karena dirasa lebih mudah terjangkau pengguna. Selain itu bisa lebi cepat dan real time. “Setiap air sungai telah mencapai ketinggian tertentu, maka akan mengirim SMS,” ujar Aji.

Keistimewaan ZEPHYRUS, selain mudah terjangkau, karena alat AWLR-WS yang digunakan dalam sistem ini juga jauh lebih murah dibandingkan alat-alat serupa yang sudah terpasang. Selain itu karena merupakan penggabungan dua alat yaitu Automatic Water Level Recorder (AWLR) dan Automatic Weather Station (AWR).

“Bila alat AWLR-WS ini dipakai, bisa menekan penggunaan anggaran gitu. Kalau misalnya yang biasa sekitar 73 jutaan, maka yang kami keluarkan itu hanya sekitar 7,7 juta, jadi bisa menghemat,” jelas Aji.

Menurut Aji, agar dapat mengantisipasi banjir, diperlukan beberapa alat AWLR-WS yang dipasang di titik-titik yang berbeda. Oleh karena itu, dengan biaya pengeluaran yang sama dengan alat yang ada, mereka bisa meletakkan sembilan alat AWLR-WS di sembilan titik yang berbeda.

Aji menjelaskan, dalam pembuatannya, tim ZEPHYRUS dibantu oleh seorang dosen pembimbing, yakni Muhammad Ridho Syahputra MSi dan didukung penuh oleh ketua Program Studi Meteorologi Dr rer nat Armi Susandi M.

Selain itu, ada pula Kang Riki dari Garda Caah (komunitas peduli banjir di Bandung Selatan), yang turut membantu dalam sosialisasi ke warga terdampak banjir dan dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum yang telah menyediakan Teras Cikapundung sebagai lokasi peletakan alat AWLR-WS tersebut.

Menurut Aji, dalam proses pembuatan sistem ZEPHYRUS, tim mendapatkan kesulitan di bagian pengintegrasian alat AWLR-WS tersebut. Hal tersebut menyebabkan proses pengerjaan menjadi terhambat. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, tim bekerja sama dengan Sulhan (Teknik Elektro 2014), anggota Unit Robotika ITB, yang notabene mengerti cara untuk mengintegrasikan alat dengan aplikasi.

Menurut Aji dan tim, ZEPHYRUS tersebut mereka kembangkan, bukan semata-mata karena ingin menang Pimnas. Melainkan ingin membuat alat yang dapat bermanfaat langsung di masyarakat. Karenanya salah satu tujuan mereka mengkuti Pimnas adalah untuk menggalang dana pembuatan sistem tersebut. “Untuk keberlanjutannya, Insya Allah, ketika ini sudah selesai, dari Himpunan Mahasiswa Meteorologi siap untuk menemani keberlanjutannya,” tutupnya. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.