Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Ijen Dilengkapi Fasilitas Kenyamanan

Ijen Dilengkapi Fasilitas Kenyamanan

JALAN-JALAN redaksi07/11/2017 - 13:00 WIB

Kawasan wisata Gunung Ijen dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sehingga bisa menambah kenyamanan dan keselamatan wisatawan tanpa harus mengganggu aspek ekologi.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Banyuwangi MY Bramuda di Banyuwangi, Rabu menyatakan Kementerian LHK melalui BKSDA Jatim sebelumnya telah menyampaikan rencana menambah sejumlah fasilitas pendukung. Rencana itu disampaikan saat pejabat BKSDA Jatim bertemu dengan pejabat Pemkab Banyuwangi beberapa waktu lalu.

Sesuai paparan BKSDA, kata dia, sejumlah fasilitas yang akan dibangun adalah ruang kesehatan, pagar pengaman bibir kawah, embung air, dan tandon air. Selain itu, ada mushalla, lahan parkir, ruang intepretasi wisata, tempat pantau satwa, pos pengendalian kebakaran, camping ground, perbaikan jalur pendakian dan beberapa fasilitas lainnya.

“Menurut BKSDA, itu juga bagian dari evaluasi. Misalnya soal fasilitas kesehatan. Beberapa kali ada wisatawan yang punya asma lalu kambuh saat mendaki Kawah Ijen, kemudian dilarikan ke Puskesmas Licin, tapi sudah meninggal duluan karena jarak ke puskesmas cukup jauh.

Sehingga dirasa perlu ada fasilitas ruang kesehatan di kaki Gunung Ijen. Kemudian juga banyak keluhan soal air, maka fasilitas air ditambah,” ujarnya.

Bramuda menjelaskan dalam pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen, wewenang Pemkab Banyuwangi hanya sebatas menyediakan fasilitas pendukung menuju kaki gunung atau yang biasa disebut kawasan Paltuding, sedangkan di taman wisatanya adalah wewenang BKSDA.

“Contohnya, memperbaiki jalan menuju kaki Gunung Ijen yang di area Pemkab Banyuwangi itu tugas dan domain kami, sedangkan Paltuding hingga puncak itu 100 persen sepenuhnya otoritas BKSDA karena aturannya memang seperti itu, dan mereka memang yang lebih paham,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Wabup Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, BKSDA menyatakan akan menambah kenyamanan wisatawan di Gunung Ijen dengan membangun sejumlah sarana penunjang. Hal itu diungkapkapkan Kepala Balai Besar BKSDA Jawa Timur Ayu Dewi Utari saat bertemu dengan Yusuf di Banyuwangi.

“Kami sedang melakukan pembangunan beberapa sarana prasarana di kawasan Paltuding hingga ke kawasan puncak Ijen. Ini adalah bagian dari sinkronisasi pembangunan Ijen,” kata Ayu.

Sebagai kawasan konservasi, lanjut Ayu, proses pembangunannya tetap memperhatikan kealamian kawasan Ijen. “Sebagai salah satu destinasi, kami juga bertanggung jawab agar pengunjung nyaman saat berkunjung ke sini. Pengembangannya tetap mengedepankan konsep konservasi. Sehingga ke depannya, Ijen ini benar-benar layak untuk dikunjungi,” ujarnya.(ant)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.