Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Daftar 10 Pariwisata Unggulan 2018

Daftar 10 Pariwisata Unggulan 2018

JALAN-JALAN redaksi04/01/2018 - 16:00 WIB

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menjadikan Java Jazz dalam posisi pertama pada daftar 10 Pariwisata Unggulan 2018. Demikian Menpar Arief Yahya dalam siaran persnya, Selasa (2/1).

Arief Yahya mengatakan, dalam buku ‘100 Wonder Calender of Event’ di posisi pertama adalah Java Jazz, salah satu festival musik bergenre jazz terbesar di Indonesia ini, senantiasa menampilkan para bintang hingga musisi legenda internasional. Festival musik ini sedianya akan diselenggarakan pada awal Maret 2018.

Kedua adalah Pesta Kesenian Bali, menyandang julukan sebagai festival seni terlama, terpanjang, dan paling meriah dalam gelaran festival tradisi di Indonesia. Dilangsungkan dalam sebulan penuh, kegiatan seni tradisi ini melibatkan ribuan seniman dari seluruh penjuru Bali.

Ketiga adalah Jember Fashion Carnaval (JFC), kegiatan yang satu ini ternyata memiliki keunikan tersendiri dalam kemunculannya. Menurut Arief Yahya, JFC adalah jawaban Indonesia terhadap festival serupa yang diselenggarakan di seluruh dunia. Sebut saja Rio Carnaval (Brasil), atau Noting Hill dan Venesia (Italia).

JFC rencananya akan diselenggarakan pada 7 Agustus 2018 sebagai ajang fashion ekstravagansa yang ditampilkan sepanjang tiga kilometer sebagai tempat peraga bagi sang model.

Selanjutnya akan disusul dengan penyelenggaraan Iron Man 70.3 Bintan, Festival Payung Indonesia, Sanur Village Festival, Karnaval Kemerdekaan, Grand Karnaval Indonesia, dan Borobudur Maratahon.

Tak lupa agenda unggulan terakhir adalah Bayuwangi Ethno Carnival (BEC). Mendapat julukan sebagai Sunrise of Java, Kabupaten Banyuwangi hadir memeriahkan calender event nusantara melalui salah satu karnaval etnik terbesar di Indonesia.

Menyajikan keanggunan busana etnik nusantara, dari beragam suku seperti Jawa, Madura, Padalungan, Bali, hingga Osing, membuat karnival yang satu ini, tengah menebarkan pesona bagi wisatawan mancanegara.

Lengkap diiringi dengan alunan musik Gandrung Sewu, para model akan berjalan memeragakan busana di sepanjang 300 meter jalan utama, jika tak ada halang rintang rencananya BEC akan dihelat pada 10 Nobember 2018.

Provinsi Jawa Timur menjadi daerah pertama yang menyumbang banyak kegiatan pariwasata dalam ‘Calender of Event’ nasional di setiap tahunnya.

“Semoga saja ke depan dengan semakin banyaknya potensi wisata yang baru bermunculan, membuat daerah lain juga turut termotivasi, sehingga sektor pariwasata dapat terus tumbuh, dan menyumbang perbaikan perekonomian secara nasional,” harapnya.

Sesuai data Kemenpar RI, Januari hingga Oktober 2017, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan, pertumbuhan tersebut tercatat sebesar 23,55 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016, atau sejumlah 11,617,828 wisatawan. Potensi inilah yang akan dimanfaatkan Kemenpar menggenjot peluang lewat kalender even wisata nasional. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.