Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Kesenian Sambut Wisman di Surabaya

Kesenian Sambut Wisman di Surabaya

JALAN-JALAN redaksi25/01/2018 - 14:00 WIB

Kapal pesiar Genting Dream Cruise untuk kelima kalinya mendarat di Kota Surabaya, Jawa Timur. Kapal yang mampu menampung sekitar 6000 orang ini singgah untuk mengantar wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke beberapa destinasi wisata Kota Pahlawan. Selasa, (23/01).

Kota yang sarat akan destinasi wisata dan nilai historikal menjadi alasan dipilihnya Kota Pahlawan untuk disinggahi oleh kapal pesiar Genting Dream.

Datangnya wisman akan sangat membawa dampak positif bagi warga Kota Surabaya. Khususnya menjadi sumber devisa dan meningkatkan sektor ekonomi, industri serta pariwisata. Wisman tidak hanya sekedar jalan-jalan, namun juga berpotensi untuk berbelanja di beberapa mall Surabaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Widodo Suryantoro mengatakan, para wisatawan mancanegara (Wisman) ini berasal dari berbagai negara di Asia, diantaranya Singapura, Malaysia, India, Hongkong dan Thailand.

Sejumlah objek wisata mereka kunjungi, dari Balai Kota Surabaya, Tunjungan Plaza, Museum Kapal Selam, House of Sampoerna, hingga Pantai Kenjeran.

“Total jumlah penumpangnya sekitar 3.000an orang, mereka terbagi menjadi beberapa kelompok. Sekitar 70 orang mereka kami ajak ramah-tamah ke Balai Kota Surabaya, dengan menggunakan dua kendaraan bus,” kata Widodo. Di Balai Kota mereka disambut dengan berbagai kesenian, diantaranya tari remo, tari jaranan dan kesenian reog ponorogo.

Sekitar 20 penari tampil dengan iringan musik gamelan jawa, mereka menyajikan tampilan yang begitu memukau, sehingga membuat para wisatawan ini cukup betah untuk berlama-lama di Balai Kota. Beberapa wisman pun ikut nampak berjoget ria bersama penari mengikuti irama musik tradisional.

Tidak lupa, beberapa pelaku UKM juga turut dihadirkan. Para wisman lantas mengunjungi pameran stand UKM untuk membeli beberapa souvenir khas Surabaya. Hal ini sangat berdampak positif bagi para pelaku UKM dengan meningkatnya income mereka.

Menurut Widodo, pihaknya sengaja membagi wisman kedalam beberapa kelompok tujuan destinasi wisata. Tujuannya, agar mereka bisa lebih kenal beberapa destinasi wisata yang ada di Surabaya.

“Sekitar 2000 wisman berkunjung ke Tunjungan Plaza dan Genteng untuk berbelanja, dan sekitar 500 orang berkunjung ke Musium Kapal Selam dan House Of Sampoerna, selebihnya berwisata ke Pantai Kenjeran,” terang Kadisbudpar.

Menurut Widodo, hal ini dilakukan supaya mereka bisa bercerita ketika mereka kembali ke negara asalnya. Selain sebagai bentuk strategi promosi pariwisata juga merupakan strategi untuk menarik devisa.

“Untuk wisman yang di Balai Kota, kami suguhkan berbagai kesenian, supaya mereka bisa tau seni dan budaya kota kita, termasuk maskot dari Kota Pahlawan, Brand Ambassador seperti Cak dan Ning Surabaya,” ujarnya.

Data Disbudpar menyebutkan, total wisatawan yang mengunjungi Kota Surabaya selama 2017 mencapai 24 juta orang. Sekitar 40% wisatawan berasal dari mancanegara dan sisanya berasal dari wisatawan nusantara. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.