Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Banyu Nget, Wisata Baru di Trenggalek

Banyu Nget, Wisata Baru di Trenggalek

JALAN-JALAN redaksi02/03/2018 - 14:00 WIB

Tingginya jumlah kunjungan yang mencapai 2.000 hingga 4.000 pengunjung setiap bulannya, Banyu Nget saat ini menjadi destinasi wisatawa baru di Kabupaten Trenggalek.

Setelah diresmikan beberapa bulan lalu, objek wisata yang terletak di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek ini terus mengalami peningkatan jumlah pengunjung.

“Setelah dilaunching, pengunjung meningkat. Sebelumnya hanya sekitar 400 pengunjung setiap bulan. Setelah dikembangkan dan diresmikan, jumlahnya mencapai kisaran 2.000 hingga 4.000 pengunjung setiap bulannya,” ungkap Wakil Kepala Administratur Perhutani BKPH Kediri Selatan, Andi Iswindiarto, Rabu (28/2).

Guna menarik minat pengunjung dari luar Trenggalek, pengelolah menerapkan konsep wisata alami, edukasi, menyenangkan, dan tantangan. Kawasan wisata alam ini menawarkan banyak kenyamanan dan keindahan alam yang membuat pengunjung kerasan.

Untuk bisa menikmatinya pengelolah tempat ini pengunjung cukup merogoh kocek sebesar Rp 5.000 per orang, pengunjung bisa sepuasnya menghabiskan waktu di lokasi wisata alam yang sejuk nan indah. “Kami jamin pengunjung akan kerasan di tempat ini,” tuturnya, seperti dikutip Jatim News Room.

Fasilitas yang disediakan pengelolah salah satunya tempat parkir luas, serta jalur menuju lokasi yang bersih dan tertata, “Dengan rapinya jalur lintasan, kami harap pengunjung lebih nyaman dan mudah untuk menyusuri kawasan hutan serta menikmati udara segar,” harapnya.

Ada beberapa tahapan yang bisa dinikmati, saat masuk ke lokasi ini. Sebelum tiba di pos pertama, terlebih dahulu pengunjung akan menyeberangi sungai dengan memanfaatkan fasilitas jembatan gantung yang diberi nama Kangen, yang konon apabila sekali melintasi jembatan ini bakal terus teringat dengan sensasi goyangan jembatan gantung ini.

Salah seorang pengunjung Moch Ridwan (36) mengaku, sangat menikmati tempat wisatawa ini. “Saya datang bersama istri dan anak,. Setiap ke Trenggalek saya sempatkan main ke Banyu Nget,” kata Ridwan.

Agar pengunjung nyaman, pengelolah menyiapkan beberapa fasilitas mulai kantin, tempat ibadah kamar mandi serta gazebo untuk melepas lelah sambil menikmati tertiupan angin serta gemerijik aliran sungai yang dipenuhi bebatuan.

Di tempat ini juga tersedia kolam pemandian alami yang diberi nama Banyu Nget, beberapa air terjun, serta kawasan bumi perkemahan.“Banyak sekali yang dapat kami nikmati. yang paling kami suka adalah air terjun. Selain bisa mandi, kami bisa menikmati suguhan alam yang jarang ditemui di kota besar,” ungkap Ridwan.

Di ujung perjalanan, pengunjung dimanjakan air terjun setinggi sekitar 20 meter dan kedalaman mencapai tiga meter. Air terjun ini merupakan puncak dari semua titik pemandangan yang ada didalam kawasan wisata alam Banyu Nget. “Air terjun ini aman untuk anak-anak jika ingin berenang karena sudah disiapkan pelampung dan pengawas,”imbuhnya ..

Guna menambah kelengkapan berwisata di Banyu Nget ini, pengunjung bisa menikmati buah durian lokal, yang rasanya sangat nikmat. Apa lagi disantap di lokasi sekitar pohon durian sambil menikmati segarnya alam Banyu Nget. “Tidak hanya menikmati suasana alam, di saat tertentu seperti sekarang ini, tanaman hutan salah satunya buah durian mulai panen itu bisa dinikmati juga,” terang Ridwan.

Harga yang dipatok untuk pengunjung yang ingin menikmati manisnya durian tidak terlalu mahal, beda seperti yang dijual di pinggir jalan. Di kawasan ini, per satu biji buah durian dibanderol seharga Rp 20.000 hingga Rp 30.000.“Kami makan buah durian asli sini, rasanya manis, legit, pokoknya enak. Saya tidak tahu jenis nya apa, bagi kami yang penting nikmat dan ukurannya juga besar,” kata Ridwan.

Melihat semakin banyaknya pengunjung di Banyu Nget, rencananya Perhutani akan mengembangkan lagi fasilitas dalam kawasan tersebut. “Di sini banyak hasil tanaman hutan, yakni durian, manggis, maupun salak,” sambung Kepala Administratur Perhutani BKPH Kediri Selatan Andi Iswindiarto.

Perhutani akan ditambah gazebo di sejumlah titik serta menambah area perkemahan dengan menggunakan konsep selayaknya layanan hotel berbintang. Diharapkan, kawasan wisata alam Banyu Nget ini menjadi salah satu tujuan wisata alternatif di Kecamatan Watulimo, Trenggalek, setelah sebelumnya lebih awal populer dengan wisata pantai dan goa. (jnr)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.