Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar
  • Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier
  • Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Wewey Wita, Medali Emas Seperti Kekasih

Wewey Wita, Medali Emas Seperti Kekasih

PROFIL redaksi20/07/2018 - 14:00 WIB

Usianya baru 25 tahun, dengan rambut dikuncir, perempuan berparas cantik itu berlatih keras pencak silat di Padepokan Taman Mini Indonesia Indah. Berkali-kali tendangan keras kaki kanan dan kiri tepat mendarat di sasaran target.

Siapa dia ? Ya, dia adalah salah satu atlet pencak silat andalan Indonesia kategori tanding di Asian Games 2018 nanti yang bernama Wewey Wita.

Sekilas nama “Wewey” terdengar unik dan tidak umum. Ternyata nama itu adalah versi lain dari “Yeo Chuwey” yang artinya “nomor satu”.

Nama itu pemberian sang ayah yang berasal dari Singapura. Sementara sang kakek tetap ingin ada nama Indonesia yang pada akhirnya diberi nama “Wita”.

Jadilah ia akrab dengan nama “Wewey Wita” dan nama itu secara administrasi sudah terdaftar sejak ia masuk ke sekolah dasar.

Arti kata “nomor satu” yang melekat pada namanya ternyata benar-benar dibuktikan oleh perempuan kelahiran Tangerang 13 Februari 1993 tersebut. Bakat seorang Wewey untuk menjadi atlet pencak silat memang sudah terlihat ketika dirinya mengikuti pencak silat pada kelas 5 Sekolah Dasar.

Meski awalnya, tidak mendapat persetujuan dari ibunya, namun Wewey ternyata mampu mengikuti gerak dan jurus pencak silat yang diajarkan di ektrakurikuler sekolahnya.

“Ketika saya ikut silat, sebetulnya sembunyi-sembunyi karena tidak diizinkan oleh orang tua. Kata mama waktu itu kok perempuan latihannya seperti itu, nggak perempuan banget,” kenang Wewey.

Apa yang ditakutkan oleh orang tuanya ternyata mampu di jawab oleh Wewey dengan prestasi. Wewey terpilih sebagai atlet yang mewakili Jawa Barat dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau.

Turun di kelas C (55-60kg), Wewey Wita mampu meraih medali emas. Prestasi itupun langsung mendapatkan dukungan dari orang tuanya hingga sekarang. Hasil itu membuat namanya melejit hingga ke level nasional.

Di tahun yang sama, Wewey sudah berjauhan dengan keluarga karena dikarantina untuk menghadapi SEA Games dan kejuaraan internasional lainnya. Di sinilah ia belajar arti kehidupan. Bersama pencak silat Wewey mengenal kehidupan.

“Di pencak silat saya belajar hidup disiplin, belajar hidup mandiri karena sedari kecil saya sudah jauh dari orang tua karena pencak silat. Selain itu saya diajarkan struggle, berani mengambil keputusan. Banyak sekali hal yang saya dapatkan dari pencak silat terutama tempat tinggal pun saya dikasih dari pencak silat,” ujar Wewey.

Setelah bergabung dengan pelatnas, kemampuan dan Wewey pun terus meningkat. Pada Asean Games 2017 di Malaysia lalu, air mata Wewey pou terurai ketika dirinya berhasil memboyong medali emas setelah dinyatakan menang atas atlet Vietnam.

Kemenangan itupun menjadi berharga baginya, karena SEA Games sebelumnya (2013 dan 2015), Wewey hanya sumbang medali perak.

Kini, Wewey tengah membidik medali emas untuk Indonesia pada Asian games Agustus nanti. Pertama kali dipertandingkan di ajang Asian Games akan menjadi kesempatan bagi Wewey untuk membuktikan kemampuannya sebagai atlet pencak silat Indonesia.

Berbagai persiapan sudah ia lakukan, banyak sekali try in maupun try out yang dilakukan agar tim pencak silat Indonesia dapat tampil maksimal Agustus nanti.

Bahkan Wewey mengaku bahwa medali emas tak ubahnya seperti kekasih. Sosok yang harus diperjuangkan dan keberadaanya harus dijemput dengan penuh suka cita.

“Yang jelas saya Alhamdulillah sangat bersyukur bisa menjadi tim Asian Games. Sungguh tidak terbayang dan tidak terpikirkan bahwa saya bisa jadi bagian dari tim. Jadi harapan saya sekarang, bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia sekaligus mengharumkan nama pencak silat,” kata Wewey. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Mahasiswi Unair jadi Ning Surabaya 2025

15/10/2025 - 12:00 WIB

Jalani Fast Track Alissa Raih Dua Gelar

07/10/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier

14/06/2026 - 13:59 WIB

Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat

14/06/2026 - 13:56 WIB

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.