Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»GPN Nasionalisme Baru Jasa Keuangan

GPN Nasionalisme Baru Jasa Keuangan

EKONOMI BISNIS redaksi30/07/2018 - 15:00 WIB

Gerbang pembayaran nasional (GPN) menjadi nasionalisme baru dalam industri jasa keuangan. Alasannya, melalui GPN ini, data perbankan dimiliki oleh Indonesia sendiri sehingga sekuritas menjadi lebih baik.

“Untuk itu, seluruh pihak yang terlibat dalam GPN ini-terutama kalangan perbankan, agar memiliki komitmen kuat dalam menjadikan industri jasa keuangan menjadi milik Indonesia sendiri,” harap Gubernur Jatim Soekarwo saat melaunching GPN di Halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur, Minggu (29/7) pagi.

GPN merupakan sistem yang mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional, dengan data nasabah yang semakin terlindungi dan pemrosesan transaksi yang dilakukan di dalam negeri.

“Komitmen ini, lanjutnya, penting sekali karena menciptakan kekompakan sebagai landasan utama pelaksanaan GPN ini sebagai Indonesia,” tegasnya.

Ditambahkan, pelaksanaan GPN ini juga memberikan nilai tambahnya bagi Indonesia karena industri jasa keuangan Indonesia tidak harus membayar proses data kepada pihak atau lembaga di luar negeri. Dengan demikian, GPN juga menjadikan industri perbankan tanah air menjadi lebih efisien.

Untuk itu, Gubernur kelahiran Madiun ini juga mengharapkan agar industri keuangan dapat menurunkan sedikit suku bunga dan BOPO-nya. Melalui GPN ini, Bank Indonesia dan para pelaku industri keuangan diharapkannya pula untuk memperluas dan memperkuat GPN dan industri jasa keuangannya dalam pembayaran di ASEAN.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah mengatakan, GPN adalah aset nasional dan bangsa Indonesia yang idenya sudah digagas sejak 15 tahun yang lalu. Melalui GPN ini, semua data-data nasabah berada di Indonesia, tidak lagi berada di server di tempat atau negara lain.

“Di masa lalu, sistem pembayaran kita itu sangat tergantung pada platform yang bukan milik kita sendiri. Sehingga interkoneksinya tidak bisa mulus,” ujarnya.

Sebagai rangkaian kegiatan Launching GPN dengan “tagline”: Aman, Andal, Terpercaya ini, Pakde Karwo juga memberangkatkan peserta funwalk yang diikuti sebanyak 1.100 orang dari perwakilan bank maupun nasabah bank yang tergabung dalam GPN inu.

Berdasarkan data Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur, untuk wilayah Surabaya, terdapat 11 bank yang telah siap mendistribusikan kartu berlogo GPN ini, a.l. Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BCA, dan Bank Jatim. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.