Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Bandara Bali Utara Dibangun 2020

Bandara Bali Utara Dibangun 2020

JALAN-JALAN redaksi04/01/2019 - 16:00 WIB

Akses udara Bali akan semakin luas. Bandara Bali Utara akan dibangun mulai 2020. Lokasinya sudah ditetapkan di wilayah Buleleng. Kehadiran bandara baru akan menaikan pertumbuhan pariwisata di sisi utara Pulau Dewata.

Tahap awal persiapan pembangunan Bandara Bali Utara sudah lewati. Rencana induk, pemilihan lokasi, dan perencanaan pengembangannya selesai dilakukan. Bandara baru ini akan dibangun 2020. Lokasinya berada di wilayah Kubutambahan dengan luas areal 400 hektare.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, lahan sudah clear.

“Proses pembangungan Bandara Bali Utara dimulai tahun depan. Proses awal sudah selesai. Lahannya juga sudah clear. Sebagian besar merupakan tanah adat. Tapi, pemerintah daerah sudah menjamin tidak adanya sengketa,” ungkap Polana, pekan lalu.

Dipilihnya area Bali Utara untuk mengembangkan bandara baru ini atas berbagai pertimbangan. Seperti pemerataan dan keseimbangan ekonomi antara Bali Utara dengan Bali Selatan.

Pemilihan di kawasan utara juga sebagai solusi untuk mengurai kepadatan arus masuk melalui Bandara Ngurah Rai. Lebih penting, kawasan utara solusi mitigasi bencana alam khususnya menghadapi erupsi Gunung Agung.

“Lokasi Bandara Bali Utara ini sangat bagus. Kami juga senang karena tidak ada kendala dan tekanan sosial di sana. Jumlah tempat sucinya relatif sedikit sehingga tidak banyak aktivitas masyarakat di sana,” terangnya lagi.

Pembangunan Bandara Bali Utara diprediksi akan mewujudkan Pulau Dewata sebagai Tourism Transit or Hub. Posisi wilayah ini akan melayani rute internasional dan domestik. Rute mancanegara menjadi penghubung Asia dengan Australia dan Selandia Baru. Untuk domestik, menjadi jembatan bagi wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia.

“Secara geografis, posisinya sangat strategis. Dari sisi operasional dan teknis juga bagus,” ujar Polana.

Nantinya, zona utara ini bisa memfasilitasi MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) bagi maskapai dengan rute Indonesia bagian timur. Dikembangkan melalui konsep Low Lost Carrier Terminal (LCCT), bandara baru ini akan dilengkapi 2 runway.

Sisi utara runway berukuran 3.600×60 meter, lalu 3.250×60 meter di bagian selatannya. Nantinya bandara ini bisa didarati pesawat jenis Boeing 777-300ER atau Airbus A380.

“Untuk mendukung optimalisasi antar kawasan, nanti dibutuhkan akses short cut. Hal ini tentu untuk memudahkan mobilitas wisatawan. Kalau kondisi ini dipenuhi, keseimbangan wilayah selatan dan utara Bali akan tercapai,” jelas Polana lagi.

Kawasan Bali Utara dan Selatan akan dihubungkan dengan jalan tol. Poros Tol Bali Utara-Selatan akan menghubungkan Buleleng dan Denpasar. Ruas tersebut nantinya akan dilengkapi dengan short cut dan dimulai dari Desa Pegayaman. Poros ini ditargetkan selesai di tahun 2021.

Secara geografis, Bali Utara khususnya Buleleng memiliki garis pantai dengan panjang 144 Km. Terbagi dalam 9 kecamatan, 129 desa, dan 19 kelurahan, Buleleng pun memiliki sekitar 86 destinasi wisata.

Wilayah ini memiliki Kawasan Pariwisata Kalibukbuk atau Lovina. Zona besar pantai ini meliputi 8 desa, yaitu Pemaron, Tukad Mungga, Anturan, Kalibukbuk, Kaliasem, Temukus, Tigawasa, dan Kayu Putih.

Untuk background pantai hingga dataran tinggi pun terhampar di Kawasan Pariwisata Batu Ampar. Zona ini terbagi dalam 5 desa, seperti Penyabangan, Banyupoh, Pemuteran, Sumberkima, dan Pejarakan.

Ada juga Kawasan Pariwisata Air Sanih yang terbagi dalam 10 desa. Kawasan ini masuk wilayah Desa Bukti, Pacung, Sembiran, Julan, Bondalem, Tejakula, Les, Penuktukan, Sambirenteng, dan Tembok.

Kawasan pariwisata di Bali Utara makin lengkap dengan daya tarik Wisata Khusus Pancasari. Destinasi ini terbentang di 6 desa, yaitu Pancasari, Munduk, Wanagiri, Gesing, Gogleg, dan Umejero.

Menjadi situs raksasa parwisata, Bali Utara menawarkan sisi eksotis lainnya. Wilayah ini tersambung dengan Taman Nasional Bali Barat, Hutan Raya Selat, Monkey Forest Wanagiri, Taman Laut Menjangan, dan Taman Laut Pemuteran. Kawasan Buleleng juga memiliki beberapa wisata air alternatif, yaitu Danau Bayan dan Danau Tamblingan hingga Air Panas Banyuwedang serta Bannjar.

Menguatkan nuansa alamnya, Bali Utara menawarkan 24 air terjun dengan berbagai karakteristik. Air terjun ini diantaranya, Campur Rasa, Sekumpul, Bembengan, Fiji, Bukit Lalang, Lemukih, Les, dan Ikut Sampi. Ada juga Air Terjun Carat, Teja, Gitgit, Bertingkat, Colek Pamor, Campuhan, Jembong, Kembar, Kroya, Aling-Aling, Pengumbahan, dan masih banyak lainnya. (ist)

Bali Utara Bandara Bali Utara Wisata Bali
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.