Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Rancangan Rig Ramah Lingkungan

Rancangan Rig Ramah Lingkungan

TEKNOLOGI redaksi08/01/2019 - 16:00 WIB

Eksplorasi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) kian berkembang dari tahun ke tahun baik yang dilakukan di darat maupun lepas pantai, untuk mengetahui potensi migas di suatu daerah. Seiring perkembangan zaman, kegiatan eksplorasi ini memiliki permasalahan yang kompleks akibat perubahan lingkungan.

Berangkat dari hal tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan ide tentang rancangan platform pengeboran untuk eksplorasi migas yang efisien dan ramah lingkungan.

Tim yang terdiri dari Frankie Samuel, Rafly Rama, Ferrel Siahaan, dan Novita Jayanti ini membuat platform bertajuk ARINEE yang ditujukan untuk eksplorasi minyak lepas pantai atau offshore oil rig.

Ide ini berangkat dari tantangan studi kasus perancangan platform untuk eksplorasi lapangan minyak baru di Gumusut-Kakap, Malaysia. Kendala utama dalam studi kasus di antaranya, kadar karbondioksida yang berlebih, ditambah lapangan yang terletak di kedalaman laut berpotensi memicu timbulnya karat.

“Karbondioksida yang tinggi bisa mengakibatkan perkaratan yang cepat terhadap peralatan untuk menambang migas di bawah air,” tutur Frankie, ketua tim.

Frankie menjelaskan, terdapat lima sistem utama dalam platform tersebut. Kelima sistem tersebut di antaranya adalah sistem tenaga, sistem pengangkatan, sistem pemutar, sistem sirkulasi, dan sistem pencegah semburan liar.

“Platform ini berfungsi untuk mengidentifikasi apakah reservoir yang dituju dapat membawa keuntungan secara ekonomis untuk diolah atau tidak,” paparnya.

Pada sistem tenaga, lanjut Frankie, platform ini menggunakan Natural Gas Engine yang ramah lingkungan, serta mampu memanfaatkan gas yang terdapat di sekitar lapangan sebagai sumber energi.

Di samping ekonomis, sistem tenaga ini sekaligus mengurangi kadar karbondioksida di sekitar mesin sebagai elemen pemicu terjadinya karat. “Platform ini bisa mengurangi kadar emisi karbondioksida hingga 159.127 pon per hari,” tandas mahasiswa Departemen Teknik Kelautan itu.

Ferrel Siahaan, salah satu anggota tim menjelaskan, platform telah dilengkapi dengan Coiled Tubing Drilling (CTD) untuk sistem pengangkat dan pemutarnya. CTD sendiri terbukti unggul baik dari segi waktu maupun biaya, serta lebih aman digunakan oleh operator.

“Penggunaan CTD ini termasuk salah satu keunggulan dari platform kami, sebab belum banyak platform offshore yang menggunakan teknologi ini,” ungkap Ferrel.

Adapun pada sistem pengeboran, lanjutnya, dibutuhkan fluida yang biasa disebut mud atau lumpur. Lumpur dalam hal ini berfungsi untuk menjaga tekanan dan temperatur platform ketika melakukan pengeboran.

“Untuk melancarkan proses pengeboran, platform ini memanfaatkan lumpur yang nantinya disirkulasi sebagai penjaga suhu dan tekanan sistem,” tutur pria asal Jakarta tersebut.

Selain itu, menurut Ferrel, untuk mencegah kecelakaan yang dapat terjadi akibat tingginya tekanan aliran fluida, platform ini telah dilengkapi dengan Blow Out Preventer (BOP) System atau sistem pencegah semburan liar.
“Sistem ini akan secara otomatis menutup atau memotong pipa ketika terjadi semburan liar, sehingga potensi kecelakaan dapat dihindari,” tambahnya.

Platform yang telah dilengkapi oleh dynamic positioning system ini telah berhasil menjadi 1st runner up pada International Oil Rig Design Competition yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi Mara Malaysia pada November 2018 lalu.

Frankie mengklaim bahwa desainnya telah mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah Malaysia. “Dari semua inovasi yang kami usulkan, jika ditotal bisa menghemat hingga 8,82 juta USD,” ujar Frankie. (ita)

Eksplorasi Migas Mahasiswa ITS Rig
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

TEDxITS Pre-Event 3 Hadirkan Perspektif Baru Seni dan Kreativitas Anak Muda di Surabaya

25/05/2026 - 14:48 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.