Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Pencegah Kerusakan Pembangkit Listrik

Pencegah Kerusakan Pembangkit Listrik

TEKNOLOGI redaksi19/01/2019 - 15:30 WIB

Kerusakan komponen pembangkit listrik yang menyebabkan downtime dalam suatu industri masih sulit diprediksi, sehingga mengakibatkan alur produksi terhenti yang berdampak kerugian bagi perusahaan maupun pelanggan.

Menghadapi tantangan tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang sebuah platform yang diberi nama Integrasi Sistem Penentu Jadwal Komponen-komponen pada Power Plant Berbasis Internet of Things (Sipeko).

Mereka adalah Ahmad Haniful Auli dan Ni Putu Indira Melila, mahasiswa Departemen Teknik Mesin ITS yang merancang inovasi digitalisasi industri tersebut.

Platform digital yang mereka ciptakan ditujukan untuk memberi rekomendasi jadwal pemeliharaan serta perawatan suatu komponen dari pembangkit listrik secara otomatis dan realtime.

“Banyak perusahaan pembangkit listrik di Indonesia yang masih menggunakan metode manual dalam menjadwalkan perawatan komponen-komponennya,” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Auli itu.

Menurut Auli, kerugian perusahaan dapat terjadi akibat kurangnya akurasi dalam menjadwalkan perawatan dan pemeliharaan komponen.

“Dengan adanya Sipeko ini, proses pemeliharaan dan perawatan komponen dapat dilakukan lebih cepat dan efisien karena berbasis digital,” tandasnya.

Sipeko sendiri bekerja berdasarkan input data berupa jumlah, waktu, dan jenis perbaikan yang pernah dilakukan pada suatu komponen sejak kali pertama dioperasikan.

Adapun input data tersebut diklasifikasikan dalam corrective maintenance, routine maintenance, dan periodic maintenance.

“Corrective artinya perawatan setelah kerusakan, routine artinya pemeliharan rutin, dan periodic artinya perawatan berkala,” jelas mahasiswa asal Ponorogo ini.

Aulia menambahkan, input data yang diterima selanjutnya akan diolah oleh server menggunakan Weibull Distribution dan Least Square Regression untuk menghasilkan kondisi terkini dari suatu komponen.

“Terdapat lima kategori untuk memetakan kondisi terkini komponen, di antaranya adalah utama, prima, aman, pengecekan, dan penggantian,” tuturnya.

Setelah mengetahui kondisi terkininya, lanjut Auli, platform ini dapat secara otomatis menjadwalkan waktu perbaikan selanjutnya untuk komponen tersebut.

Dengan cara ini, suatu komponen dapat diperbaiki sedekat mungkin sebelum kerusakan yang diprediksi akan terjadi, sehingga efektif untuk menekan potensi downtime mesin.

Di samping itu, kata Auli, platform ini juga memungkinkan transparansi akses data antara operator dengan perusahaan. “Dengan adanya transparansi data, keamanan sistem lebih mudah dikontrol sehingga mampu mengurangi kemungkinan terjadinya human error,” ujarnya.

Mahasiswa angkatan 2016 ini mengaku, platform yang dirancang timnya ini telah berhasil memenangkan juara kedua pada kompetisi bertajuk Rekinnovation 2018 for Campus yang diselenggarakan oleh PT Rekayasa Industri di Jakarta pada Desember 2018 lalu.

Meski demikian, Ia merasa platform rancangan timnya ini masih membutuhkan pengembangan fitur dan proses pengolahan data agar dapat meningkatkan akurasi output.

Terlepas dari pengembangan fitur tersebut, ia dan tim optimistis bahwa platform ini nantinya dapat diterapkan pada seluruh pembangkit listrik di Indonesia.

“Karena setiap pembangkit listrik pasti membutuhkan sistem manajemen dan pemeliharaan komponen-komponennya, meskipun kondisi dan spesifikasinya dipastikan beragam,” pungkasnya. (ita)

Mahasiswa ITS Pembangkit Listrik Sipeko
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

TEDxITS Pre-Event 3 Hadirkan Perspektif Baru Seni dan Kreativitas Anak Muda di Surabaya

25/05/2026 - 14:48 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.