Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Jatim CETTAR Berkibar di Mahameru

Jatim CETTAR Berkibar di Mahameru

JALAN-JALAN redaksi05/08/2019 - 16:00 WIB

Ditengah suhu udara minus 2 derajat celcius, Tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur, akhirnya berhasil mengibarkan bendera Jawa Timur CETTAR (Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, Akuntabel dan Responsif) di puncak Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL), Jumat (2/8) lalu.

Kerasnya hembusan angin yang menambah dingin suhu udara tidak menyurutkan langkah personel tim Bapenda Jatim untuk mengibarkan bendera yang menjadi ikon program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.

Kepala Bapenda Jatim Boedi Prijo Soepajitno mengatakan, ekspedisi ini dilakukan atas ide dan dukungan Gubernur Jatim Khofifah untuk memperingati HUT ke-74 RI, HUT ke-74 Provinsi Jatim dan HUT ke-57 Bapenda Jatim.

Dalam ekspedisi ini, bendera merah putih, lambang Jer Basuki Mawa Beya, dan logo Jatim Cettar dikibarkan secara bersamaan di atas puncak Mahameru.

Bendera tersebut menjadi penanda, tingginya semangat nasionalisme masyarakat Jawa Timur sekaligus tingginya semangat CETTAR Pemprov Jatim dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Menurut Boedi, semangat tersebut sesuai dengan pesan yang disampaikan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono saat memberangkatkan tim ekspedisi Mahameru Bapenda Jatim di Malang beberapa saat lalu.

Pada kesempatan itu, sebut Boedi, Sekdaprov Heru sempat berpesan agar ekspedisi tersebut membawa semangat nasionalisme untuk memupuk rasa bangga dan memiliki NKRI.

“Termasuk juga sebagai simbol dari semangat kinerja Pemprov Jatim yang CETTAR sesuai arahan ibu Gubernur,” ujar Boedi menirukan pesan Sekdaprov Heru.

Lebih lanjut Boedi menegaskan secara khusus bahwa, dipilihnya puncak Semeru dipilih sebagai tempat mengibarkan bendera Jatim CETTAR ini karena Semeru terdapat dalam logo provinsi Jawa Timur.

Selain itu, sesuai instruksi Gubernur Jatim untuk mempromosikan juga wisata di gunung Semeru dan Bromo.

Boedi Prijo menjelaskan, ekspedisi ini merupakan moment pertama kali diselenggarakan. Karena selama 74 tahun baru kali ini Pemprov Jatim naik ke puncak Mahameru. “Bapenda Jatim untuk Jawa Timur CETTAR,” tegasnya.

Boedi menyebut, pembentangan banner Jatim CETTAR juga dilakukan di atas Ranu Kumbolo. Pembentangan banner foto Gubernur Jatim dengan slogan Jatim CETTAR dilakukan oleh 20 orang tim Bapenda Jatim. Dengan susah payah, mereka menantang ditengah cuaca yang bersahabat dengan suhu sekitar 6 derajat celcius.

Boedi menceritakan, tim ekspedisi mulai naik dari Ranu Pane pada Kamis, (1/8) pukul 13.00 WIB langsung menuju puncak. Bendera merah putih, bendera lambang Jatim CETTAR bisa dikibarkan pada Jumat (2/8) pukul 09.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembentangan banner di Ranu Kumbolo pukul 16.00 WIB.

Setelah beristirahat, tim ekspedisi kembali ke Basecamp di Ranu Pane, Sabtu,(3/8) pagi. Cuaca puncak Mahameru memang cukup cerah, dengan sedikit berkabut, namun faktor kerasnya hembusan angin dan suhu yang sangat dingin sedikit menyulitkan para pendaki dari Bapenda Jatim.

Perlu perjuangan ekstra dengan stamina yang kuat untuk bisa mencapai puncak Mahameru. Dalam misi ini Bapenda Jatim juga melakukan bakti sosial penanaman 2.000 bibit cemara gunung di danau desa Ranu Pane.

Boedi Prijo mengungkapkan, misi ini juga merupakan bagian dari menggelorakan semangat Nawa Bhakti Satya agar sampai di seluruh wilayah Jatim.

“Jadi tidak hanya di perkotaan, Nawa Bhakti Satya juga harus terdengar di pedesaan hingga pegunungan,” ungkapnya.

Boedi Prijo Soeprajitno menyampaikan, kegiatan ini berawal dari ide Gubernur Jatim saat pencanangan hari Lingkungan Hidup di Probolinggo beberapa waktu yang lalu. Selain itu juga karena kepedulian Bapenda Jatim atas kondisi lingkungan hidup saat ini.

“Kita melihat bencana alam, ada hutan yang terbakar, sehingga membuat ibu Gubernur prihatin, sehingga penanaman pohon menjadi satu keharusan sebagai satu langkah reboisasi. ASN Bapenda Jatim hadir untuk mendukung kebijakan Gubernur itu,” jelas Boedi Prijo.

Kegiatan penanaman pohon cemara gunung ini mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar desa Ranu Pane. Kepala Resort Ranu Pane Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBPTN BTS), Sosion Kayo menyampaikan, kegiatan yang dilakukan Bapenda Jatim ini tidak bermanfaat bagi masyarakat sekitar, namun juga bagi seluruh wisatawan/pengunjung di Semeru.

“Pohon cemara gunung ini merupakan tanaman endemik, yang sangat dibutuhkan untuk penyerapan air dan menahan tanah agar tidak longsor, karena dalam satu tahun terakhir, banyak sekali pepohonan yang roboh,” kata Sosion Kayo.

Pohon cemara gunung yang ditanam setinggi satu meter ini, dalam waktu 5 tahun akan segera membesar sehingga bisa menahan tanah longsor dan mendukung penyerapan air di sekitar Ranu Pane.

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan sosialisasi sadar Pajak Kendaraan Bermotor, Bhakti Sosial dengan memberikan bantuan kepada fakir miskin, Yayasan Yatim Piatu dan Pondok Pesantren. (ist).

Jatim Cettar Mahameru
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.