Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Capacity Building Wadahi Gen Z

Capacity Building Wadahi Gen Z

PEMERINTAHAN redaksi13/07/2024 - 11:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Ketua Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa), Rini Indriani mengelar acara “Capacity Building Bahaya Napza, Kenakalan Remaja dan Pencegahan Pernikahan Perkawinan Anak” dalam rangka peringatan Hari Anak 2024 di Conventional Hall pada Kamis (11/07).

Acara tersebut digelar bertujuan untuk membentuk karakter anak sekaligus memberikan wadah kreativitas supaya terhindar dari kegiatan negatif.

Ketua Forum Puspa Kota Surabaya, Rini Indriani dalam paparannya mengatakan, dalam peningkatan kapasitas generasi Z (Gen Z) memang memiliki tantangan lebih di era serba digitali seperti saat ini. Tetapi keuntungannya banyak wadah yang disediakan untuk menyalurkan aspirasi dan kreativitas para remaja.

“Dengan adanya capacity building ini lebih menguatkan lagi kemampuan atau Keinginan agar bisa terwujudkan. Sehingga bisa berpengaruh terhadap pembangunan Kota Surabaya karena menciptakan generasi muda yang akan menjadi pemimpin Kota Surabaya di masa depan,” kata Rini Indriani ditemui usai acara.

Rini Indrianti menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas anak dalam hal ini adalah remaja diperlukan peran serta orang tua. Dirinya mencontohkan, banyak kasus penyalahgunaan Napsa pada anak ditengarai dari keluarga yang tidak harmonis.

“Peran keluarga sangat penting, tadi saya berbicara dengan BNN ternyata masalah yang timbul saat anak-anak punya permasalahan narkoba bermula dari keluarga yang tidak harmonis. Anak-anak yang harus kita sentuh bukan hanya anaknya saja tetapi juga orang tuanya, bagaimana kita memberikan penguatan,” terang Rini.

Rini Indriani menambahkan, peran orang tua juga dibutuhkan untuk menghalau anak dari paparan konten negatif digitalisasi. Era digitalisasi di masa sekarang memang tak bisa dihindari, tetapi orang tua bisa mengarahkan anak untuk memilih konten bermuatan edukasi.

“Kita tidak bisa menghentikan digitalisasi. Oleh karena itu manfaatkan digital ini ke arah yang positif tidak selalu negatif. Sebenarnya ini tergantung kita memandangnya seperti apa. Ini butuh pendampingan memang dari orang tua ke anak,” paparnya.

Dirinya berharap, para Gen Z khususnya anak-anak muda di Kota Pahlawan bisa mengembangkan diri dan memanfaatkan sisi positif era digitalisasi di masa sekarang.

“Untuk anak-anak Muda Surabaya kalian itu punya banyak kesempatan. Banyak hal yang bisa kalian manfaatkan untuk bisa menjadi hal positif, jangan menyerah kalau misalnya dengan kondisi keluarganya tidak mampu. Jangan menyerah,” pesannya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa Arie Rukmantara memberikan apreasi kepada Pemkot Surabaya karena berhasil mengumpulkan ratusan anak muda dalam sebuah kegiatan. Tak hanya itu, mereka juga diberikan wadah untuk menyalurkan aspirasi dan inovasinya.

Menurut Arie, salah satu tangangan kota besar seperti Surabaya adalah tingginya kekerasan berbasis gender, terutama kepada perempuan melalui digital.

“Kota Surabaya memberikan fasilitas ketika parentingnya (orang tua) belum sempurna, anak-anak bisa mengisi waktu dengan kegiatan seperti ini. Pemkot bisa memberikan fungsi parenting ke anak-anak. Dengan disini 8 jam mendengarkan hal positif, risiko negatif hilang, termasuk kekerasan seksual digital,” pungkas Arie (ita)

gen z surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.