Hari Buku Mewarnai Nasional diperingati setiap tanggal 2 Agustus. Mewarnai dapat membantu seseorang menghidupkan kembali masa kecil dan menemukan manfaat kesehatan dan kebugaran baru karena mewarnai tidak lagi hanya untuk anak-anak.
Faktanya, buku mewarnai untuk orang dewasa tampaknya menjadi tren kebugaran dan relaksasi terbaru. Seperti membantu orang menemukan kebahagiaan di balik layar.
Dikutip laman National Today, para peneliti dan terapis seni telah memuji manfaat mewarnai selama lebih dari satu dekade. Tetapi baru-baru ini penerbit dan merek favorit masa kecil seperti Crayola mulai memproduksi buku mewarnai untuk orang dewasa.
Sementara itu, praktisi kesehatan holistik dan self-healing Reza Gunawan menjelaskan bahwa chromotherapy atau terapi warna dapat memengaruhi kesehatan mental, emosional. Hingga kualitas istirahat yang juga akan berdampak pada kesehatan fisik.
Menurut Reza, terapi warna merupakan salah satu upaya untuk memberikan asupan kepada pancai indera. Yakni mata sebagai reseptor cahaya, agar seseorang bisa mendapatkan kesehatan lahir dan batin secara mandiri.
“Panca indera ini pintu gerbang menuju batin. Panca indera juga akan mempengaruhi kesehatan dan mood kita, terutama secara mental dan emosional,” kata dia seperti dikutip laman Antaranews.com.
Salah satu warna yang memberikan efek positif, menurut Reza, adalah warna biru. Karena memiliki kecenderungan untuk menenangkan, meredakan gelisah, memicu respon relaksasi, dan meningkatkan fokus.
Oleh karena itu, warna biru juga sering digunakan untuk terapi perilaku. “Selain itu, warna biru juga simbol kelapangan, suasana cerah, batin teduh, damai, dan nyaman,” ujarnya. (rri)

