Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

PERISTIWA redaksi04/11/2025 - 12:00 WIB

Dalam upaya mendukung lingkungan berkelanjutan berbasis teknologi, Departemen Teknik Infrastruktur Sipil (DTIS) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan paving porous berbasis fly ash sebagai solusi mitigasi banjir sekaligus langkah pemberdayaan ekonomi melalui kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Ketua Tim Penelitian DTIS ITS Dr Eng Yuyun Tajunnisa ST MT menjelaskan bahwa fenomena banjir kerap terjadi akibat alih fungsi lahan yang mengurangi kemampuan tanah menyerap air. “Perkerasan dengan permeabilitas rendah yang banyak digunakan di perkotaan tidak mampu mengalirkan air secara efektif, sehingga air hujan tertahan di permukaan,” beber Yuyun.

Ia menambahkan, paving block konvensional menjadi salah satu jenis perkerasan yang memiliki daya serap rendah dan berpotensi menimbulkan genangan. Sebagai solusi, timnya mengembangkan paving porous yang mampu menyerap air secara alami sekaligus ramah lingkungan.

Material ini memanfaatkan limbah pembakaran batubara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai pengganti sebagian semen, sehingga dapat menekan biaya produksi dan mengurangi emisi karbon. Lebih lanjut, Kepala Program Studi D4 Teknik Sipil ITS tersebut menerangkan bahwa penelitian dilakukan melalui sejumlah pengujian di laboratorium.

Uji tersebut meliputi kuat tekan, porositas, dan laju infiltrasi yang disesuaikan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-0691-1996 dan SNI 7752:2012. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi fly ash dan CaCO₃ mampu menghasilkan paving dengan karakteristik mekanis yang kuat serta tingkat permeabilitas tinggi.

Penelitian ini melangkah lebih jauh dari sekadar pengujian material. Dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), tim memperluas riset ke tahap hilirisasi dan komersialisasi produk. Upaya tersebut dilakukan bersama peneliti dari Departemen Manajemen Bisnis ITS yang berperan dalam mengkaji potensi pasar serta peluang pengembangan di sektor konstruksi berkelanjutan.

Kolaborasi ini telah mendapat sambutan positif dari pihak BUMDes Sumberejo, Kecamatan Paiton, Probolinggo selaku mitra lapangan. Ketua BUMDes Sumberejo Slamet Hariyadi mengungkapkan apresiasinya atas kepercayaan ITS yang telah melibatkan pihaknya sejak 2023. Menurutnya, pengembangan paving porous berbasis fly ash menjadi peluang besar bagi desa untuk menciptakan usaha bernilai ekonomi sekaligus berdampak lingkungan.

Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Yadi ini menyampaikan harapannya agar kolaborasi riset tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas di masa mendatang. Ia menuturkan bahwa keberadaan program ini telah membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan perekonomian lokal. “Dampaknya sudah terasa, karena usaha produksi paving di desa kami turut membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan penghasilan warga,” ungkapnya bersyukur.

Penelitian ini juga melibatkan sejumlah peneliti yang berperan besar dalam keberhasilan riset. Di antaranya adalah Prof Ir Ridho Bayuaji ST MT PhD, Ir Yosi Noviari Wibowo STrT MT, Made Indrayana Supriyatna STrT MT, Kharisma Keysia Paramitha STrT MT, Hazen Masrafat STrT MT, Hendro Nurhadi Dipl Ing PhD, dan Ir Gita Widi Bhawika SST MMT. Selain para dosen, mahasiswa dari DTIS serta Departemen Manajemen Bisnis ITS juga berkontribusi aktif dalam proses penelitian dan analisis.

Selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), penelitian ini turut mendukung pencapaian SDG poin 9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi material konstruksi yang inovatif serta ramah lingkungan.

Selain itu, juga SDG poin 11 yaitu Kota dan Komunitas Berkelanjutan melalui pengembangan solusi mitigasi banjir dengan paving porous dan penggunaan teknologi untuk mendukung lingkungan berkelanjutan. Serta adanya kolaborasi antara tim peneliti kedua departemen di ITS tersebut juga menjadi wujud nyata dari SDG poin 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (ita)

Paving Anti Banjir
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum

16/07/2026 - 20:23 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.