Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar
  • Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier
  • Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat
  • Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali
  • BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS
  • Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional
  • ITS Tembus Empat Besar ONMIPA-PT 2026, Raih Dua Emas dan Cetak Absolute Winner Bidang Kimia
  • Surabaya Jadi Pilot Project Perlinsos Digital, Verifikasi Penerima Bansos Kini Hanya Butuh 15 Menit
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Alas Purwo Siap Sambut Event World Bank

Alas Purwo Siap Sambut Event World Bank

JALAN-JALAN redaksi01/08/2018 - 11:00 WIB

Peserta pertemuan Bank Dunia (World Bank Anual Meeting) yang akan mengadakan pertemuan di Bali diharapkan berwisata di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) Banyuwangi.

Untuk menyambut wisatawan tamu peserta IMF and World Bank Anual Meeting TNAP mulai berbenahi memperbaiki infrastruktur dan sarana lainnya.

Berbagai destinasi wisata yang menjadi andalan tempat ini, juga sedang bersolek. Sehingga, akan siap jika tamu dari berbagai dunia itu datang untuk field trip ke destinasi yang menyuguhkan bentang alam terlengkap ini.

Seperti Padang Savana Sadengan. Di lokasi ini menjadi tempat spesies kunci bagi Taman Nasional Alas Purwo yakni, Banteng. Banteng atau yang bernama latin Bos javanicus merupakan salah satu jenis satwa yang elok dan sudah langka. Terutama di Indonesia hanya terdapat di Pulau Jawa, Kalimantan.

Feeding Ground Sadengan menjadi tempat yang tepat untuk menyaksikan langsung jenis mamalia itu. Karena, lokasi ini salah satu habitat yang mempunyai kondisi yang cukup ideal bagi kehidupan Banteng.

Di TNAP banyak dihuni banteng, beberapa jenis mamalia yang dijumpai di kawasan ini yaitu rusa, ajag atau anjing hutan, babi hutan, kijang, macan tutul, lutung budeng, monyet ekor panjang hingga kucing hutan. Serta jika beruntung, pengunjung dapat melihat aneka burung, khususnya merak.

Kemudian kedua, di Pantai Ngagelan. Lokasi ini menjadi tempat penangkaran jenis reptil yakni penyu. Pasalnya, Alas Purwo merupakan salah satu daerah pendaratan penting bagi 4 jenis penyu. Di antaranya, penyu lekang, penyu hijau, penyu sisik, dan penyu belimbing.

Keempat jenis penyu tersebut dijumpai di sepanjang pantai selatan dari Pancur sampai Cungur yang terletak di bagian selatan kawasan.

Jenis penyu lekang merupakan jenis penyu yang paling banyak mendarat di TNAP. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, dari tahun ke tahun jumlah penyu lekang yang mendarat mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Di lokasi ini, pengunjung juga dapat belajar langsung untuk mengetahui perkembangbiakan hewan purba tersebut.

Ketiga, ada Pantai Plengkung. Plengkung mempunyai keunikan tersendiri dengan ombak yang sangat bagus untuk olah raga selancar. Ombak di Pantai Plengkung termasuk 3 besar terbaik dunia. Bahkan, hingga saat ini telah 4 kali dijadikan lokasi event tingkat internasional.

Sehingga sangat cocok bagi mereka yang menggandeng olahraga ekstrem itu. Di lokasi yang karib disebut G-Land ini, para peselancar bisa memilih spot untuk beraksi menakklukan ombak.

G-Land ini memiliki ombak dengan ketinggian 6 hingga 8 meter sepanjang 2 kilometer. Ombak di Pantai Plengkung juga mempunyai 7 gulungan dengan interval sekitar 5 menit akibat tekanan air laut dari Kutub Selatan.

“Selain itu, tamu juga dapat memilih alternatif lain untuk berlibur. Bisa di Pantai Trianggulasi, Pantai Pancur juga bagus, wildlife tadi ke Sadengan,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Alas Purwo Wilayah I, Probo Wresniaji, Senin (30/7). Selain itu juga ada lokasi yang bisa menjadi destinasi wisata alternatif lainnya. Seperti, Pura Luhur Giri Salaka. (jnr)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus IKA FH UNAIR 2025-2030, Dorong Alumni Perluas Jejaring dan Buka Peluang Karier

14/06/2026 - 13:59 WIB

Bappenas Soroti Hambatan Birokrasi dan Integrasi Data dalam Mewujudkan Jaminan Kualitas Hidup Rakyat

14/06/2026 - 13:56 WIB

Finalis ONMIPA Asal UNAND Ungkap Ketatnya Persaingan Nasional dan Harapan Raih Medali

13/06/2026 - 02:01 WIB

BULOG Dorong Peran Kampus dalam Ketahanan Pangan Nasional Lewat Program Campus Preneur di UNS

13/06/2026 - 01:46 WIB

Mahasiswa FK UNAIR Raih Emas ONMIPA-PT 2026, Jadi Peserta Terbaik Bidang Biologi Nasional

12/06/2026 - 23:20 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.