Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Alat Pemadam Api dengan Getaran Suara

Alat Pemadam Api dengan Getaran Suara

TEKNOLOGI redaksi20/03/2019 - 13:30 WIB

Alat pemadam api ringan (APAR) yang kebanyakan digunakan selama ini, masig belum seratus persen aman bagi lingkungan maupun penggunanya sendiri.

Berangkat dari itu, Anjas Muhammad Bangun, mahasiswa Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang APAR dengan menggunakan getaran suara dalam Tugas Akhir (TA) program studi sarjananya saat ini.

Lewat TA berjudul Pemadam Api Berbasis Efek Vibrasi Suara Menggunakan Mikrokontroler STM32, Anjas mencoba menghadirkan inovasi yang belum ada di Indonesia selama ini.

Bermodalkan rasa keingintahuan yang tinggi dan kegemaran membaca jurnal-jurnal internasional, dirinya menjadi tahu bahwa ada cara lain untuk memadamkan api tanpa bahan-bahan kimia yang berbahaya.

Dari situ pula, pria yang murah senyum ini mencoba mempelajari penelitian-penelitian terdahulu dari para ilmuwan luar soal hubungan gelombang suara dengan pemadaman api.

Alhasil, pria asal Cilegon tersebut mampu menyederhanakannya dalam sistem tertanam pada sebuah alat.

Alat tersebut kemudian terdiri dari dua subsistem, yaitu sensor dan main controller. Dalam subsistem sensor akan bekerja sebagai pendeteksi temperatur dengan pancaran sinar infrared.

Sedangkan subsistem main controller-nya lah yang akan mengolah hasil sensor tersebut, untuk akhirnya dijadikan gelombang suara yang mampu memadamkan api.

Dalam karya TA di bawah bimbingan dosen Dr Muhammad Rivai ST MT ini, Anjas menggunakan sifat-sifat fisika dari gelombang suara untuk menyelesaikan masalah kebakaran.

Dirinya juga melakukan pendekatan teknologi mutakhir seperti mikrokontroler STM32, agar tercipta alat yang lebih portable dan punya mobilitas yang tinggi.

“Karena alat ini tidak menggunakan air, karbon dioksida dan foam, maka tingkat keamanan dan mobilitas yang diciptakannya cukup tinggi jika dibandingkan dengan APAR konvensional yang sudah ada,” tutur wisudawan cum laude peraih IPK 3,53 yang akan diwisuda pada Sabtu (16/3) ini.

Namun karena hal yang dilakukannya ini termasuk baru di Indonesia, maka ada beberapa kesulitan yang Anjas temui. Mulai dari soal peralatan hingga masalah teknis dalam percobaan alatnya. Contohnya, seperti usahanya dalam membangkitkan gelombang suara dari frekuensi rendah agar sampai ke titik yang mampu mamadamkan api.

Meskipun demikian, Anjas tak langsung puas diri dan siap melakukan tantangan lain untuk mengembangkan alat ini. “Karena ini masih berfungsi untuk memadamkan api skala kecil, ke depannya saya harap bisa untuk peristiwa kebakaran yang lebih besar,” pungkas pria 22 tahun ini. (ita)

alat pemadam api ringan APAR Mahasiswa ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

TEDxITS Pre-Event 3 Hadirkan Perspektif Baru Seni dan Kreativitas Anak Muda di Surabaya

25/05/2026 - 14:48 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.